WartaParahyangan.com
BANDUNG – Sebanyak 1.200 anggota Pramuka dari berbagai gugus depan se-Kwarran Ciwidey mengikuti upacara pembukaan HUTRIKA XIX Tahun 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Ranca Upas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT Pramuka ke-65 itu menandai dimulainya agenda selama tiga hari yang meliputi pembinaan, perlombaan, perkemahan, pendidikan karakter, dan pengembangan kreativitas.
Ketua Kwarran Pramuka Ciwidey, Ahmad Rosad Muslim, S.Ag., menyebut HUTRIKA XIX sebagai agenda rutin tahunan yang mengintegrasikan kegiatan kepramukaan dengan pembinaan karakter dan keagamaan.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan rutin tahunan yang dikemas dalam HUTRIKA. Di dalamnya ada Persari, perkemahan satu hari untuk Prasiaga kelas 1-3, usia 7-10 tahun,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga mencakup Lomba Tingkat 2 sebagai seleksi menuju LT 3 tingkat Kabupaten Bandung, serta Itajamnas dan Kanira. Empat titik kegiatan dipusatkan di area Ranca Upas: Persari di Bengalo, LT di Safana, Itajamnas, dan Kanira.
“Harapan kami, melalui kepramukaan lahir generasi yang handal, berkarakter baik, dan mampu mengamalkan Dasadarma,” kata Ahmad.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Kecamatan Ciwidey Usep Supriadi, S.Sos., yang mewakili Camat Ciwidey H. Nardi Sunardi, SE., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan HUT Pramuka ke-65 tersebut.
Menurut Usep, kegiatan dengan jumlah peserta hampir 1.200 orang itu tidak hanya berorientasi pada perkemahan maupun latihan baris-berbaris, tapi juga membuka ruang silaturahmi sekaligus pengembangan keterampilan generasi muda.
“Kami mengapresiasi kegiatan HUT Pramuka yang ke-65 dengan jumlah peserta hampir 1.200. Ajang kegiatan ini bukan saja soal perkemahan atau latihan baris-berbaris, tetapi juga ajang silaturahmi dan mengasah keterampilan untuk membangun generasi muda yang akan datang,” kata Usep.

Sekretaris I Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Kak Iyan Mulyana, S.Sos., menambahkan kegiatan HUT Pramuka ke-65 digelar berkesinambungan di berbagai wilayah sejak tanggal 12, 14, dan 15 Agustus. Di Ciwidey, peserta berasal dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Penegak.
“Kegiatan di Kwartir Ranting Ciwidey mudah-mudahan menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan karakter sampai ke tingkat ranting,” ucap Iyan.
Pembina LT 2, Iwan Setiawan, S.Pd., merinci peserta LT 2 berjumlah lebih dari 1.000 orang dengan durasi perkemahan tiga hari dua malam. Rinciannya, sekitar 500 peserta tingkat SD dan 300 peserta tingkat SMP. “Ini kegiatan packing LT2 di Ranca Upas untuk basis SD dan SMP,” kata Iwan.
Site Manager Ranca Upas, Jaka Ismawijaya, mengatakan pihaknya rutin berkoordinasi dengan kwartir ranting. Setiap hari juga dilakukan briefing karyawan untuk mendukung kelancaran kegiatan.

“Setiap Agustus saat ulang tahun Pramuka, Ranca Upas memang jadi pilihan Ciwidey, Rancabali, Gunung Halu. Alhamdulillah ini juga menambah kontribusi pendapatan kami,” ujar Jaka.
Antusiasme peserta juga terlihat dari Bilal Apiq Aldebaran dari SDN Sukawening. “Dari SDN Sukawening, LT 2. Materinya PBB sama pioneering. Senang sih. Salam Pramuka!” katanya.
Dengan mengedepankan kebersamaan, disiplin, dan penerapan Dasadarma, HUTRIKA XIX 2026 diharapkan menjadi ruang pembinaan nyata bagi anggota Pramuka di tingkat ranting, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Lily Setiadarma

















