WartaParahyangan.com
CIANJUR – Wakil Bupati (Wabup) Cianjur Ramzi mengapresiasi pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur atas transparansi dan kinerjanya selama ini, termasuk dalam penggalangan dana kemanusiaan.
Wabup menilai, progres yang ditunjukkan organisasi ini sangat krusial bagi ketahanan sosial daerah.
“Ya PMI Kabupaten Cianjur sudah berprogres cukup baik termasuk dalam penggalangan dana yang InsyaAllah nanti akan didistribusikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wabup saat menutup Bulan Dana PMI Kabupaten Cianjur Tahun 2025 di Bale Praja Pendopo Cianjur, Rabu (11/6/2026).
Penutupan Bulan Dana PMI tersebut menjadi momentum apresiasi atas partisipasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam mendukung gerakan kemanusiaan di Kabupaten Cianjur.

Pada kesempatan itu Wabup menginstruksikan kepada seluruh SKPD untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan PMI, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun penguatan data dan informasi kebencanaan serta sosial kemanusiaan di wilayah Kabupaten Cianjur.
“Semoga kolaborasi ini semakin memperkuat langkah kita bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Ramzi.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, memaparkan bahwa total penggalangan dana kemanusiaan sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1.052.798.200. Setelah dikurangi biaya operasional sebesar 7 persen, dana bersih yang dikelola PMI mencapai kisaran Rp980.000.000.
Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan perolehan dari kegiatan serupa tahun sebelumnya. Namun bagi Ahmad Fikri, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan indikator pulihnya kepercayaan publik terhadap PMI.
“Alhamdulillah, kalau saya bukan melihat target, tapi di sini ada peningkatan kepedulian masyarakat dan kepercayaan terhadap PMI Cianjur. Hal ini juga karena kami sering melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pendapatan dari bulan dana kemanusiaan ini,” ujarnya kepada wartawan seusai acara penutupan.

Ia juga menegaskan PMI Cianjur berkomitmen untuk mengonversi setiap rupiah yang terkumpul menjadi aksi nyata di lapangan. Dana tersebut diproyeksikan untuk membiayai berbagai layanan krusial yang selama ini menjadi tulang punggung kemanusiaan di Cianjur.
“Kami sudah menyusun Rencana Alokasi Pelayanan PMI untuk tahun ini, antara lain pendistribusian bantuan bagi korban bencana alam, fasilitas transportasi medis gratis bagi masyarakat respons cepat untuk kecelakaan lalu lintas, sekolah, hingga kecelakaan kerja, pelatihan dan sertifikasi bagi 454 relawan yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur,” ungkap Ahmad Fikri.
Dalam penutupan Bulan Dana PMI tersebut juga diserahkan penghargaan kepada sejumlah pihak, antara lain Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur yang menerima penghargaan sebagai Dinas/Kecamatan/Kelompok Jasa yang Lunas Sesuai Target dan Tercepat.
Penghargaan yang diterima langsung oleh Kepala Dinkes Cianjur dr. I Made Setiawan itu sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata Dinkes Cianjur terhadap gerakan kemanusiaan PMI.
Asep R. Rasyid











