Jelang Ramadhan 2026, Ecopark Curug Tilu Dipenuhi Wisatawan yang Sedang Papajar

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Wisata alam menjadi salah satu destinasi favorit banyak orang untuk menghabiskan waktu berlibur, terlebih menjelang tibanya Bulan Suci Ramadhan. Ini terlihat di obyek wisata Ecopark Curug Tilu, Bandung selatan, Minggu (16/2/2026).

Di tempat wisata yang berlokasi di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung itu tampak wisatawan baik lokal maupun mancanegara memenuhi area wisata. Sebagian besar dari mereka adalah wisatawan yang sedang papajar, sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat jelang tibanya Ramadhan.

Apalagi Ecopark Curug Tilu menawarkan keindahan alam yang masih asri dan berbagai fasilitas rekreasi yang menyenangkan, sehingga pengunjung dari kalangan keluarga yang membawa anak-anak, dapat menikmati suasana papajar (biasanya diisi dengan makan bersama) di tengah panorama alam yang mempesona.

Dengan konsep ekowisata, di tempat wisata tersebut terdapat air terjun mini buatan, playground, restoran, kafe, dan area bermain anak-anak.

Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu Rp25.000 per orang, dan pengunjung dapat menikmati berbagai wahana lainnya dengan biaya tambahan. Seperti masuk ke area playground, yang merupakan daya tarik utama Ecopark Curug Tilu, yang tarifnya Rp60.000 untuk satu anak beserta satu pendamping.

Tentu tak ketinggalan spot foto. Di Ecopark Curug Tilu terdapat sejumlah spot foto untuk berselfi atau berfoto bersama keluarga, yang dapat dijadikan kenangan, misalnya berfoto di Rainbow Playground atau di spot foto tematik lainnya.

Bagi pengunjung yang ingin berkemah bisa menikmati fasilitas mini camp yang tersedia. Bahkan terdapat area penginapan cantik yang memiliki pemandangan langsung menuju alam yang indah.

Tak hanya itu, para pengunjung juga menikmati sajian kuliner di restoran dan cafe yang ada di kawasan tersebut. Makanan yang disajikan juga bervariasi mulai dari makanan berat hingga ringan.

Wajarlah bila Ecopark Curug Tilu, yang lokasinya berdampingan dengan kebun teh dan udara sejuk pegunungan, menjadi destinasi wisata yang populer, terutama pada musim liburan. Tempat wisata ini buka mulai pukul 08.00-19.00 WIB pada hari kerja dan pukul 07.00-19.00 WIB pada akhir pekan.

Lily Setiadarma