WartaParahyangan.com
BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik dan mengambil sumpah tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama setara Eselon 2, serta puluhan Jabatan Administrator dan Jabatan Fungsional di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jum’at (20/2/2026).
Ke tujuh pejabat tinggi pratama yang terkena rotasi dan mutasi itu di antaranya Dicky Anugrah yang dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dari sebelumnya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).
Mochamad Usman menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggantikan Erwin Rinaldi. Sementara Erwin Rinaldi menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina Setiana, yang memasuki purna tugas.
Muhamad Hairun menjadi Asisten Administrasi Umum dari awalnya Kepala DP2KBP3A. Sementara Kepala DP2KBP3A yang ditinggalkan Hairun diisi oleh dr. Mulja Munadjat yang sebelumnya menjabat Dirut RSUD Cicalengka.

Dirut RSUD Cicalengka diisi oleh dr. Yani Sumpena Muchtar, dari sebelumnya Dirut RSUD Otista Soreang. Kemudian Dirut RSUD Otista diisi oleh dr. Yuli Irnawaty Mosjasari yang sebelumnya menjabat Kadinkes.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar birokrasi Kabupaten Bandung terus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman yang bergerak begitu cepat.
“Saya ucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang dilantik. Buktikan kemampuan Saudara dengan menunjukkan integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.
Kang DS menegaskan, pihaknya berpegang pada tiga prinsip utama dalam menjalankan proses rotasi maupun promosi jabatan tersebut yakni kompetensi, integritas, dan administrasi.

Menurut Kang DS, momentum pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat barisan, mempercepat langkah, dan memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama menuju visi “terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.”
“Ke depan tantangan akan semakin berat. Saya minta jalankan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan adalah amanah. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia mengingatkan para pejabat dan ASN untuk selalu mengimplementasikan nilai ASN berakhlak dalam setiap langkah kerja, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. “Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan,” katanya.
Lily Setiadarma











