WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – Tradisi keagamaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial bagi keluarga besar Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 013 Pitaloka.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Isra Mikraj terus dijadikan ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.
Kegiatan yang digelar pengurus AMS Pitaloka tersebut mendapat apresiasi dari jajaran pengurus dan masyarakat setempat. Meski pelaksanaannya berlangsung di penghujung bulan Rabiul Awal, semangat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tetap dijaga.
Ketua Pitaloka AMS 013 Kota Sukabumi, Deudeuh Srihastuti biasa disapa Mamih Deudeuh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk terus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, berada dalam lingkungan kegiatan yang positif dan bernilai keagamaan.
“Setiap orang memiliki latar belakang, posisi dan keterbatasan masing-masing. Namun, keterbatasan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berbuat baik,” kata Mamih Deudeuh, Minggu (13/9/2026).

Ia pun mengajak jajaran AMS Pitaloka untuk terus membangun kebersamaan dan memperbanyak kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua AMS Distrik 013 Kota Sukabumi Lukman Nulhakim (Apih Lukman) mengapresiasi konsistensi pengurus Pitaloka dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan.
Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan yang secara rutin diprogramkan keluarga besar AMS pada momentum hari besar Islam.
“Kegiatan ini mudah-mudahan menjadi berkah bagi kita semua. Lebih khusus, kegiatan seperti ini harus menjadi barometer dan indikator bagi masa depan, khususnya untuk generasi-generasi muda,” ujarnya.
Ia menegaskan, AMS Distrik 013 tidak hanya menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan sekaligus membangun karakter generasi muda melalui kegiatan yang positif.
Hal senada disampaikan penceramah dalam kegiatan tersebut. Aa Zimat Munajat menyebut pertemuan Maulid Nabi dan Isra Mikraj yang digelar AMS Distrik 013 telah berlangsung beberapa kali dan selalu mendapat antusiasme masyarakat.

“Alhamdulillah, sudah lima kali kita membuat pertemuan Maulid Nabi dan Isra Mikraj di AMS Distrik 013. Alhamdulillah berjalan lancar dan meriah,” katanya.
Menurutnya, esensi peringatan Maulid Nabi bukan sekadar berkumpul dan memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Lebih jauh, kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW dengan cara meneladani akhlak dan perilakunya.
“Yang paling penting mengadakan Maulid Nabi ini sebagai bentuk kasih sayang umat kepada Baginda Rasul, sekaligus mengharapkan cinta dan keberkahan dari Allah dengan meneladani serta mengikuti jejak Rasulullah SAW,” tuturnya.
Ia berharap pesan-pesan keteladanan Rasulullah SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda. “Semoga kita bisa meneladani dan mengikuti jejak serta akhlak Baginda Rasulullah SAW dan mendapatkan syafaat dari beliau,” ujarnya.
Konsistensi AMS Pitaloka dalam menggelar kegiatan keagamaan menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya memiliki ruang dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Tapi juga tampil ambil bagian dalam membangun karakter generasi muda.
Jenal











