WartaParahyangan.com
BANDUNG – Aparat kepolisian mulai memperketat pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Bandung. Fokus pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan kepadatan, salah satunya di jalur strategis Jalan Raya Bayangkara Ciwidey yang juga sebagai jalur wisata Bandung Selatan.
Di jalur tersebut Polsek Pasirjambu Polresta Bandung menggelar Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Lodaya 2026, tepatnya di Jalan Raya Bayangkara depan Alun-alun Ciwidey, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Kapolsek Pasirjambu AKP Asep Lesmana, SH, menjelaskan layanan Pospam tersebut berlangsung sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 dengan fokus kegiatan antara lain antisipasi Kemacetan lalu lalu lintas dan lakalantas, terlebih di jalur tersebut rawan terjadi lakalantas.

“Sejak beberapa hari terakhir, mobilitas masyarakat di jalur ini memang mulai padat, baik oleh pemudik maupun warga lokal yang sedang mencari takjil dan berbelanja baru baru untuk Lebaran nanti. Namun sejauh ini lalu lintas masih lancar,” ujar AKP Asep Lesmana kepada wartaparahyangan.com, Kamis (19/3/2026).
Kapolsek Pasirjambu juga menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna Jalan Raya Bhayangkara untuk tetap berhati-hati, terlebih paska Lebaran yang biasanya lalu lintas di jalur ini cukup padat, serta di beberapa titik rawan lakalantas.
Terkait penggunaan kembang api atau lodong yang menimbulkan keresahan warga, Kapolsek menghimbau hendaknya masyarakat tidak menyalakan kembang api atau lodong, ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan juga menggelar Pos Kesehatan di depan Alun-Alun Ciwidey, tak jauh dari Pospam Polsek Pasirjambu.
“Kita membuka Pos Kesehatan di sini untuk membantu para pemudik dan juga masyarakat lainnya yang ingin memeriksakan kesehatannya. Sejauh ini belum banyak yang datang ke pos ini. Tadi ada seorang pemudik yang datang untuk memeriksa tekanan darahnya,” ujar petugas piket, dr. Nadya Elvina dari RSUD Bedas Arjasari.
Sejauh ini, kata Nadya, warga yang datang ke pos tersebut untuk cek tensi, gula darah, dan pusing-pusing karena mabuk di perjalanan. “Biasanya kalau ada kecelakaan lalu lintas, korbannya dibawa ke pos ini untuk mendapatkan pertolongan pertama,”katanya.
Lily Setiadarma











