WartaParahyangan.com
BANDUNG – Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar pra-musyawarah ranting (pra-musran) di aula Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Jumat (21/8/2026).
Musran tersebut dihadiri 70 calon pengurus ranting, masing-masing 10 orang dari 7 desa yang ada di Kecamatan Ciwidey.
Asep Badruzaman dari Tim Hadiat Center mengatakan, pra-musran ini adalah ikhtiar partai untuk memperbaiki capaian di Dapil 1 Kabupaten Bandung. “Ini merupakan langkah awal PKB Dapil 1 untuk meningkatkan raihan kursi di Pemilu 2029,” katanya.

Ia mengungkapkan, pada Pemilu 2019 PKB di Dapil 1 tidak mendapatkan kursi alias nol. Namun berkat kerja keras struktur dan relawan, pada Pemilu 2024 PKB berhasil meraih 2 kursi dengan perolehan sekitar 54.000 suara.
“Melalui pra-musran ini kita sedang merencanakan mimpi besar. Optimisme kita, di Kecamatan Ciwidey PKB bisa mendapatkan 3 kursi pada Pemilu 2029 sebagaimana arahan dan tentunya menjadi program kerja dari DPC PKB Kabupaten Bandung,” ujar Asep.
Untuk itu, lanjut Asep, tentu perlu perencanaan yang matang. “Musran ini adalah ikhtiar kita bagaimana ketika kita berhasil dalam perencanaan, maka kita sedang merencanakan keberhasilan. Begitu juga andai kata kita gagal dalam perencanaan maka bisa dipastikan di 2029 kita akan mendapatkan kegagalan,” tegasnya.
Asep memperkirakan untuk bisa menambah 1 kursi lagi, PKB perlu mendongkrak perolehan suara hingga kisaran 80.000 – 90.000. Angka pasti akan mengacu pada hasil perhitungan dan simulasi dapil nantinya.

“Intinya ikhtiar kita untuk bagaimana bisa meningkatkan perolehan kursi di dapil 1 tahun 2029,” ujar Asep seraya menegaskan bahwa pra-musran menjadi bagian dari konsolidasi PKB se-Kabupaten Bandung untuk pemantapan struktur hingga tingkat ranting menjelang tahapan Pemilu 2029.
Sementara itu, peserta perwakilan RW 03 Desa Rawabogo, Dede Deri, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan mendukung program partai.
“Senang dan siap membantu. Harapan kami ke depannya ada perubahan nyata seperti program perbaikan rutilahu, perbaikan jalan gang, dan orang sakit lebih diperhatikan lagi,” ujar.
Lily Setiadarma











