Buka Rakerkab KONI, Bupati Cianjur Tegaskan Pentingnya Program Kerja yang Implementatif

Atlet Hoki Timnas Asal Cianjur Mendapat Bonus Pembinaan Rp20 Juta

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan pentingnya pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkelanjutan, tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, serta program kerja yang terukur dan implementatif.

“Sinergi antara KONI, pemerintah daerah, sekolah, dan cabang olahraga menjadi kunci mencetak atlet berprestasi,” kata Bupati Cianjur saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kabupaten Cianjur Tahun 2025 di Bale Praja Pendopo Cianjur, Jumat (27/2/2026).

Hadir dalam Rakerkab itu, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof Muhammad Budiana, kepala perangkat daerah terkait lingkup Pemkab Cianjur, Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur Beny Rustandi, dan para pengurus cabang olahraga se Kabupaten Cianjur.

Menurut Bupati, Kabupaten Cianjur memiliki atlet berprestasi, salah satunya Dian Wildiani, atlet hoki Tim Nasional Indonesia pada ajang SEA Games XXXIII Thailand 2025. “Alhamdulillah, atlet kita mendapatkan medali perak,” kata dr. Wahyu., yang pada Rakerkab itu ia menyerahkan uang bonus pembinaan sebesar Rp20 juta kepada Dian Wildiani.

Bupati berharap olahraga Cianjur tidak hanya berorientasi pada medali, tetapi juga membangun karakter generasi muda serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di tingkat nasional hingga internasional.

Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof Muhammad Budiana, menyebut Rakerkab KONI Cianjur menjadi bagian dari konsolidasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/2026.

Ia juga menyebutkan tiga kota utama dan tiga daerah pendukung yang telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Porprov XV. “Ada Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi yang menjadi kota utama Porprov XV. Kemudian ada tiga daerah pendukung yakni Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bogor,” katanya.

Budiana mengapresiasi langkah dan persiapan yang dilakukan KONI Cianjur. Ia berharap target yang dicanangkan dapat tercapai. “Apa yang sudah dikerjakan KONI Cianjur sudah sangat luar biasa,” ujar Budiana.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, menjelaskan Rakerkab 2025 menjadi forum evaluasi program kerja tahun berjalan sekaligus penyusunan proyeksi untuk 2026.

Agenda tersebut juga bertepatan dengan persiapan babak kualifikasi Porprov XV Jawa Barat 2026. Ia menyebutkan, hasil babak kualifikasi sementara menunjukkan Kabupaten Cianjur meloloskan 40 cabang olahraga dengan 327 atlet, 49 pelatih, dan 80 ofisial. “Tentu ini merupakan suatu pencapaian yang cukup membanggakan,” ucapnya.

Meski begitu, Beny menegaskan pihaknya tidak memasang target tinggi pada ajang Porprov XV Jawa Barat. Ia menilai target masuk 15 besar cukup realistis, apalagi pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Cianjur berada pada peringkat 26 dari 27 kota/kabupaten.

Asep R. Rasyid