WartaParahyangan.com
BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melantik 4 (empat) pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Bandung di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (3/7/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Ke 4 pejabat itu yakni dr. Hj. Hanhan Siti Hasanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung ditempati Yayan Suheryan, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian di lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung.
Kemudian, Nardi Sunardi menempati jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, sebelumnya menjabat Camat Ciwidey. Gamber Irmawan menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), setelah meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung.
Mereka dilantik setelah Bupati Bandung memperoleh Surat Rekomendasi Promosi Kedalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang telah disetujui oleh Kepala BKN RI pada 3 Juli 2026.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin, ke 4 Pejabat Eselon II tersebut akan dievaluasi oleh Bupati Bandung paling cepat selama 6 bulan ke depan untuk menjamin kesinambungan pelayanan publik.
Enjang juga menjelaskan, pelantikan yang dilaksanakan setelah beberapa jam turunnya rekomendasi BKN terbit tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka menjamin roda pemerintahan dan pelayanan publik di empat perangkat daerah agar bisa berjalan secara optimal, mengingat sistem pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat harus dilaksanakan tanpa mengenal waktu.
Selain itu, lanjut Enjang Wahyudin, dalam prosesnya mempergunakan Aplikasi BKN, yaitu Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) dan I-Mutasi yang menjamin keabsahan prosedur, kelengkapan administrasi dan pemenuhan syarat substantif sesuai dengan ketentuan perundang-undangan mulai dari seleksi sampai dengan penetapan sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Lily Setiadarma

















