WartaParahyangan.com
BANDUNG – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar Hari Ulang Tahun Ranting Pramuka (HUTRIKA) XVIII sekaligus Hari Pramuka Nasional ke-64, di Bumi Perkemahan (Buper) Rancaupas, Kecamatan Rancabali, Selasa (26/8/2025).
Panitia menetapkan agenda perkemahan berlangsung selama tiga hari, mulai 26-28 Agustus 2025. Lebih dari 950 peserta yang terdiri dari pramuka penggalang, penegak, pembina gudep, Mabigus, serta Dewan Kerja Ranting ikut dalam kegiatan tersebut. Juga turut hadir Unsur Muspika, pengurus Kwarran, dan perwakilan Kwarcab Kabupaten Bandung.
Sekretaris Kecamatan Ciwidey, PanPan Risvan Cristiana, S.I.P., M.Si., yang juga sebagai Kamabiran Gerakan Pramuka Kecamatan Ciwidey, memimpin upacara tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras jajaran Kwarran Ciwidey.
“Saya, atas nama Mabiran Kecamatan Ciwidey, sangat mengapresiasi panitia yang berhasil menggelar perkemahan ini. Mari kita jaga agar kegiatan berjalan lancar, tertib, dan semakin baik,” katanya.
PanPan juga menekankan pentingnya peran pramuka dalam menghadapi tantangan zaman. Ia mengajak anggota pramuka untuk aktif menangkal bahaya judi online, narkoba, dan penyalahgunaan obat terlarang.
“Pramuka harus hadir sebagai garda depan yang memberantas penyakit masyarakat. Dengan Dharma Pramuka, kita mampu membina anggota agar menjauhi bahaya tersebut. Mari kita siapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya.
Ketua Kwarran Ciwidey, Ahmad Rosad Muslim, S.Ag., menegaskan bahwa HUTRIKA tahun ini menjadi momentum penting. Ia menilai kegiatan perkemahan bina terampil sebagai wadah untuk mencetak kader pramuka yang tangguh dan visioner.
“Kegiatan ini program tahunan. Seharusnya digelar pada 14 Agustus, tetapi karena situasi, kami tetapkan pada 26 hingga 28 Agustus. Peserta mencapai 950 orang dengan tema Perbitram atau Perkemahan Bina Terampil,” ujarnya.
Ahmad berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi pramuka yang siap menghadapi masa depan.
“Kami ingin mencetak kader pramuka yang terampil dan visioner. Tahun ini pun kami menggelar seleksi Pramuka Garuda. Alhamdulillah, Ciwidey selalu unggul dalam melahirkan Pramuka Garuda,” jelasnya.
Sekretaris I Kwarcab Kabupaten Bandung, H. Iyan Mulyana, S.Sos., juga mengapresiasi Kwarran Ciwidey yang telah mampu menghadirkan momentum kebersamaan yang luar biasa.
“Kwarran Ciwidey menggelar HUT Pramuka ke-64 dengan penuh semangat. Serentak, 31 kecamatan lain juga merayakannya. Semua peserta bersuka ria dan berbaur dengan sesama anggota gugus depan,” katanya.
Iyan juga mengumumkan rencana Gebyar Pramuka tingkat Kabupaten Bandung. “September 2025 nanti, kita akan menggelar Gebyar Pramuka di Bumi Perkemahan Gentong Baleendah. Semoga semua pihak bisa berkontribusi,” ujarnya.
Ketua K3S Ciwidey, Wawan Wardana, S.Pd., menilai kegiatan pramuka sebagai pendidikan karakter yang efektif. Ia menekankan pentingnya membina generasi yang berkompeten.
“Walau sederhana, HUTRIKA kali ini tetap meriah. Saya melihat anak-anak sangat antusias. Pendidikan pramuka harus melahirkan generasi yang berkompeten, berdedikasi tinggi, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Wawan.

Bindamping sekolah juga menunjukkan antusiasme. Seperti disampaikan Imas Siti, Bindamping dari SDN Rawabogo. Ia menyebut sekolahnya mengirimkan 34 peserta. “Kami menyiapkan tenda terpisah untuk putra dan putri. Saya berharap anak-anak semakin rajin, kompak, dan saling mengenal lewat kegiatan ini,” katanya.
Salah satu peserta, Siti Nadia Ulfa dari SDN Rawabogo, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang sekali. Kegiatannya seru, ramai, dan banyak teman baru. Saya datang bersama teman-teman, suasananya meriah,” ucapnya penuh semangat.
Selama kegiatan, panitia menghadirkan berbagai agenda, mulai dari upacara, lomba keterampilan, hingga seleksi Pramuka Garuda. Semua kegiatan dirancang untuk membekali peserta dengan pengalaman nyata.
Melalui agenda tersebut, peserta belajar kemandirian, kepemimpinan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai itu sejalan dengan tujuan gerakan pramuka, yaitu membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berkarakter.
Kwarran Ciwidey akan terus bertekad mencetak pramuka yang cerdas, terampil, dan berintegritas. Dengan semangat kebersamaan, mereka siap mengantarkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Lily Setiadarma