Hadiri Pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan, Wabup Cianjur Apresiasi PMI yang Selalu Terdepan Bantu Kondisi Darurat Masyarakat

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Wakil Bupati (Wabup) Cianjur Abi Ramzi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur yang selama ini selalu berada di garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika terjadi berbagai peristiwa maupun kondisi darurat di Kabupaten Cianjur.

“Bukan hanya pendapat saya, masyarakat juga pastinya bisa merasakan. Kita berharap tidak terjadi apa-apa di Kabupaten Cianjur, tapi qadarullah, ada rahasia Allah yang disampaikan kepada kita. Entah peristiwa ini, peristiwa itu sering terjadi,” ungkap Wabup saat menghadiri Pencanangan Bulan Dana Kemanusiaan PMI Kabupaten Cianjur Tahun 2026 di Bale Praja Cianjur, Rabu (7/10/2026).

Wabup juga mengungkapkan, kepedulian masyarakat Cianjur untuk menyisihkan sebagian rezekinya menjadi modal penting bagi keberlangsungan pelayanan kemanusiaan, sekaligus menjadi tantangan bagi PMI. Karena itu, PMI harus memastikan setiap sumbangan masyarakat dikelola dengan baik dan aman.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cianjur Ahmad Fikri, menjelaskan bahwa dalam penghimpunan dana kemanusiaan ini pihaknya tidak menjadikan besaran target dana sebagai fokus utama. Karena yang lebih penting adalah menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program Bulan Dana Kemanusiaan PMI.

“Target kita mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dan kita bersyukur, selama dua tahun terakhir ini kepercayaan masyarakat terhadap Bulan Dana Kemanusiaan PMI cukup meningkat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Fikri, kepedulian masyarakat, khususnya dari lingkungan pendidikan, setiap tahun menunjukkan tren peningkatan. Karena itu, PMI akan terus mendorong partisipasi masyarakat sesuai kemampuan dan keikhlasannya.

Ia juga menjelaskan, dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung tujuh jenis pelayanan kemanusiaan yang selama ini diberikan PMI kepada masyarakat. Salah satunya untuk pendistribusian logistik ketika terjadi kondisi darurat atau bencana.

“Dana kemanusiaan yang terkumpul itu nanti akan dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pendistribusian logistik, pelayanan, ambulans gratis, termasuk pendistribusian air bersih selama masih dibutuhkan,” ujarnya.

Asep R. Rasyid