WartaParahyangan.com
CIANJUR – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menekankan pentingnya donor darah untuk membantu sesama. Ini disampaikan Bupati saat menghadiri Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 di halaman kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur, Minggu (14/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Cianjur Ahmad Rifa’i Azhari, Ketua PMI Kabupaten Cianjur Ahmad Fikri, sejumlah pejabat rumah sakit, dinas kesehatan, puskesmas, klinik, dan puluhan warga pendonor darah.
Acara pun berlangsung meriah dengan adanya undian door prize dengan beragam hadiah bagi peserta donor darah yang sebelumnya telah mendonorkan darahnya dalam kegiatan donor darah menyambut Hari Donor Darah Sedunia 2026, yang dimulai sejak 6 Juni lalu.
Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah.
Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan apresiasinya kepada PMI Kabupaten Cianjur, para pendonor sukarela dan seluruh pihak yang mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat.
Ia menilai selama ini tingkat partisipasi donor darah di Kabupaten Cianjur cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan agar Cianjur bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan darah, bahkan bisa membantu daerah lain yang membutuhkan.
“Alhamdulillah tingkat partisipasi donor darah di Cianjur cukup baik, tetapi kami mengharapkan ke depan Cianjur bisa lebih mandiri dalam persediaan darahnya. Karena itu sosialisasi tentang manfaat donor darah harus lebih digencarkan lagi,” kata dr. Wahyu yang pada kesempatan itu juga ikut mendonorkan darahnya.
Melalui peringatan Hari Donor Darah tersebut Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan momentum ini untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong melalui donor darah rutin.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi dari PMI Kabupaten Cianjur atas kontribusi nyata Polres Cianjur sebagai instansi dengan Peserta Pendonor Terbanyak (360 personel tangguh, menghasilkan 160 labu darah siap salur).
Menurut Kapolres, donor darah itu sehat, donor darah itu mulia, donor darah itu keren. Ia pun mengajak semua pihak untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari lifestyle positif kita.
“Sinergi TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh masyarakat adalah kunci utama menjaga ketersediaan stok darah yang aman di Kabupaten Cianjur,” katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, mengungkapkan sebanyak 3.013 orang telah mendonorkan darahnya selama sepekan, 6-13 Juni 2026, dalam rangkaian Hari Donor Darah Sedunia.
“Capaian tersebut berasal dari kegiatan donor darah yang digelar dari wilayah utara hingga Cianjur selatan,” ujar Ahmad Fikri.
Asep R. Rasyid

















