WartaParahyangan.com
BANDUNG – Sebanyak 27 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Bandung mendeklarasikan dukungan kepada Dr. H. Sugianto, S.Ag., M.Si., untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung periode 2026–2031 pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar yang akan digelar dalam waktu dekat.
Para pengurus kecamatan tersebut menggelar deklarasi di Villa Green House Kahuripan, RW 13 Kampung Ciaul, Desa Cisondari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Senin (3/8/2026).
Melalui deklarasi itu, para ketua PK mempertegas komitmen untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi menjelang agenda politik mendatang.
Atas dukungan itu, Sugianto mengapresiasi para PK. Baginya, kebersamaan para PK itu menjadi modal penting untuk memperkuat Partai Golkar Kabupaten Bandung.
“Hari ini saya mendapatkan kehormatan karena 22 kecamatan hadir secara langsung. Setelah itu, lima kecamatan lainnya juga menyatakan dukungan. Saya mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan dukungan ini menjadi bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Partai Golkar Kabupaten Bandung,” ujar Sugianto.
Ia juga mengajak seluruh kader menjaga kekompakan menjelang Musda. Menurutnya, kemenangan hanya dapat diraih apabila seluruh elemen partai tetap solid.

“Kita ingin menang. Karena itu, Golkar harus tetap kompak dan solid. Hari ini kita berkumpul di Pasirjambu sebagai langkah awal untuk menunjukkan semangat kebersamaan seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Bandung,” katanya.
Atas dukungan yang telah diterimanya, Sugianto memastikan kesiapan mengikuti seluruh tahapan Musda sesuai aturan organisasi. Seluruh rekomendasi dari 27 PK, lanjutnya, sudah ia pelajari sebagai bagian dari proses pencalonan.
“Saya sudah melihat seluruh rekomendasi dari 27 kecamatan. Karena itu, saya siap bersama-sama membangun Partai Golkar Kabupaten Bandung,” tegasnya.
Selain memilih pengurus baru DPD Partai Golkar periode mendatang, Musda juga akan menjadi forum konsolidasi partai. Karena itu, Sugianto meminta seluruh kader mulai memperkuat koordinasi hingga tingkat desa.
“Kita memiliki kewajiban melakukan konsolidasi. Momentum Musda harus memperkuat organisasi menjelang Pemilu dan Pilkada. Karena itu, kita harus bekerja lebih awal,” tuturnya.
Berbicara mengenai target politik, Sugianto optimistis Partai Golkar Kabupaten Bandung mampu meningkatkan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029.
“Kita menargetkan minimal memperoleh 13 kursi. Kalau seluruh kader bekerja maksimal, kita bisa meraih 15 bahkan 16 kursi. Kami menyusun target itu berdasarkan hasil survei dan perhitungan yang rasional di lapangan,” jelasnya.

Di hadapan peserta deklarasi, anggota DPRD Kabupaten Bandung, Asep Yusup Salim, S.Pd.I., menilai dukungan dari 27 PK menunjukkan tingginya kepercayaan pengurus kecamatan terhadap Sugianto.
“Hari ini para PK menyatakan dukungan kepada Pak Haji Sugianto untuk maju pada Musda Golkar. Sebelumnya sudah ada 22 dukungan. Hari ini bertambah lima lagi sehingga total menjadi 27 PK,” ujarnya.
Asep menjelaskan bahwa jumlah dukungan tersebut telah memenuhi syarat pencalonan sesuai mekanisme organisasi.
“Dari total 31 PK, masih ada empat PK yang belum menyatakan dukungan. Namun, dukungan dari 27 PK sudah memenuhi syarat pencalonan Pak Haji Sugianto pada Musda mendatang,” katanya.
Di samping itu, Asep mengapresiasi suasana deklarasi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para kader memanfaatkan pertemuan tersebut untuk berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus menyamakan visi membesarkan Partai Golkar.
“Kami berkumpul, saling berdiskusi, dan menyusun semangat bersama demi kebesaran Partai Golkar lima tahun ke depan. Saya juga mendengar berbagai konsep yang disampaikan Pak Ketua. Mudah-mudahan seluruh kader mampu mewujudkannya,” harap Asep.
Komitmen kuat juga disampaikan Ketua PK Ciparay, Hj. Evi Rianti, S.Ip., M.M. Evi memastikan dukungannya kepada Sugianto tidak berubah hingga Musda berlangsung.

“Saya tidak akan berubah. Saya tetap teguh mendukung Pak Haji Sugih menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Apa pun tantangannya, kami tetap konsisten memberikan dukungan,” ujarnya.
Ketua PK Cileunyi, Cucu Sumpena, mengajak seluruh kader menjaga suasana Musda tetap kondusif. “Kita tidak perlu terpengaruh berbagai informasi dari luar. Kita harus menjaga Musda tetap kondusif agar seluruh peserta mencapai mufakat demi kepentingan Partai Golkar,” katanya.
Sementara itu, Ketua PK Pangalengan, Ayep, menilai deklarasi tersebut memperkuat tekad seluruh kader menghadapi Musda. “Deklarasi ini menjadi momentum penting. Kami tetap kompak mendukung Pak Haji Sugih memimpin Golkar lima tahun ke depan agar Partai Golkar Kabupaten Bandung kembali memenangkan Pemilu,” ucapnya.
Dari Kecamatan Nagreg, Dani Ramdani, SH, memastikan organisasinya tetap mengusung Sugianto sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung. “Kami bertekad mengusung Pak Haji Sugih sebagai calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung pada Musda mendatang,” ujarnya.
Berikutnya, Ketua PK Rancaekek, Uus Kusnadi, berharap Partai Golkar mampu menjadi kekuatan politik terbesar di Kabupaten Bandung. “Kami ingin Partai Golkar Kabupaten Bandung menjadi nomor satu pada Pemilu 2029. Kami juga berharap Golkar dapat melahirkan bupati dari kader sendiri,” katanya.
Ketua PK Solokanjeruk, H. Dadang Mulyadi, mengajak seluruh kader mempertahankan kekompakan hingga Musda selesai. “Kami siap mendukung Pak Haji Sugih kembali memimpin Partai Golkar Kabupaten Bandung,” tegasnya.
“Kami tetap kompak, tetap solid, dan tetap bersama. Kami ingin Musda melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Golkar semakin kuat di Kabupaten Bandung,” tegasnya lagi.
Lily Setiadarma

















