Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung Tegaskan Penugasan Kepala Sekolah Bebas Transaksi Jabatan

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung mempercepat penyiapan Kepala SD dan SMP melalui proses administrasi yang terukur dan sistem pelatihan berbasis kebutuhan.

Hal itu disampaikan Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, Yusuf Salim, S.Pd.I., M.Pd., setelah mengikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 309 pejabat fungsional yang menerima tugas sebagai kepala sekolah. Pelantikan ini dipimpin Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung Moch. Toha, Soreang, Jumat (28/11/2025).

Yusuf menjelaskan alur teknis penetapan calon kepala sekolah, yakni tim Disdik mengawalinya dengan menginput seluruh data melalui aplikasi KSPSTK sebelum mengajukan proses akhir ke BKN melalui digital press. Karena alurnya berlapis, timnya harus memastikan seluruh dokumen berada dalam kondisi lengkap agar pelatihan berjalan tepat waktu.

Ia menyampaikan bahwa timnya baru dapat melatih 21 calon kepala SMP pada hari ini. Jumlah itu muncul karena sebagian peserta masih menyelesaikan dokumen yang menjadi syarat administratif. Melalui proses ini, Yusuf berharap seluruh peserta dapat mengikuti tahap lanjutan tanpa hambatan.

Menurut Yusuf, proses administratif yang tertib dapat mempercepat penempatan kepala sekolah di lapangan. Dengan begitu, setiap sekolah dapat segera memperoleh pemimpin definitif yang mampu menggerakkan program prioritas daerah. Ia juga menilai bahwa percepatan ini sangat penting karena pendidikan menjadi indikator utama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, Yusuf Salim. Foto Lily Setiadarma

Transisi menuju isu integritas jabatan pun mengemuka ketika wartawan menanyakan pesan Bupati Bandung terkait rumor money politics. Yusuf menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati saat ini sama sekali tidak membuka ruang bagi transaksi jabatan.

Yusuf bahkan menekankan bahwa praktik seperti itu tidak pernah muncul dalam proses penugasan kepala sekolah. Ia pun menginginkan seluruh pegawai menjaga integritas dan menolak setiap bentuk permintaan yang berpotensi mencederai profesionalisme. Melalui sikap ini, ia percaya bahwa ekosistem pendidikan bisa bergerak secara sehat dan berkelanjutan.

Selanjutnya ia menyebutkan bahwa Disdik berkomitmen meningkatkan kapasitas seluruh kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan, sehingga setiap kepala sekolah mampu membaca kebutuhan peserta didik dan mengelola satuan pendidikan secara responsif.

β€œTim Disdik akan memantau kinerja kepala sekolah untuk memastikan layanan pendidikan tetap konsisten,” tegas Yusuf menyampaikan keyakinannya bahwa Kabupaten Bandung dapat mencapai peningkatan kualitas pendidikan melalui penataan yang transparan, proses yang tertib, dan kepemimpinan sekolah yang kuat.

Lily Setiadarma

Leave a Reply

News Feed