WartaParahyangan.com
CIANJUR – Momen libur sekolah dimanfaatkan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dengan cara berbeda. Didampingi istri dan anak-anak, Bupati memantau progres pembangunan Jalan Pamoyanan-Kalapanunggal di Kecamatan Cikadu, Cianjur selatan, Senin (22/6/2026).
Di tengah peninjauan, Bupati menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda monitoring, tetapi juga menjadi momen mengenalkan kepada anak-anak bagaimana pembangunan daerah dilakukan dan bagaimana pemerintah hadir menjawab kebutuhan masyarakat.
“Nah ini kita lagi liburan sekolah, jadi anak-anak diajakin liburan ke Cikadu, ke Kalapanunggal sekalian kita lihat jalan yang dibangun itu,” ujar dr. Wahyu, yang dalam peninjauan itu juga didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cianjur Eri Rihandiar.
Dalam kegiatan Rembug Warga di Desa Kalapanunggal, kata Bupati, masyarakat setempat meminta jalan di sini diperbaiki, karena memang waktu itu kondisi ruas jalan Pamoyanan-Kalapanunggal, rusak parah, jalannya tanah merah, berbatu besar-besar, terus banyak yang selip, banyak yang jatuh.
“Sekarang alhamdulillah sedang proses kita perbaiki di sini. Alhamdulillah sudah bagus dan masih ada kurang lebih sisa empat ratus meter lagi. Semoga bermanfaat untuk warga,” ujar Bupati.

Jalan yang sebelumnya dikenal rusak berat, berlumpur saat hujan, dan rawan menyebabkan pengendara tergelincir kini mulai berubah. Perbaikan yang dilakukan menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini menginginkan akses jalan yang lebih aman dan layak.
Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak parah tersebut sempat viral di media sosial, dan mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta langsung berkoordinasi dengan Bupati Cianjur dr. Wahyu.
Pemkab Cianjur pun ternyata sudah merencanakan perbaikan ruas jalan Pamoyanan-Kalapanunggal dengan anggaran Rp2,7 miliar, dan kini perbaikan jalan tersebut sedang dalam proses pengerjaan.
Pemkab Cianjur menargetkan pembangunan dapat memberikan dampak nyata terhadap mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta membuka akses antarwilayah agar semakin terhubung.
Bagi warga, pembangunan jalan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang hadirnya harapan dan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Asep R. Rasyid

















