WartaParahyangan.com
BANDUNG – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lebakmuncang, Jumat (5/12/2025),me untuk memastikan seluruh program Bantuan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025, Bantuan Bunga Desa, serta Bantuan Keuangan Khusus berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Tim Monev yang membagi tugas menjadi dua kelompok itu juga meninjau pelaksanaan Dana Desa dan Alokasi Dana Perangkat Desa. Satu tim fokus pada pengecekan administrasi dan laporan pertanggungjawaban, sedangkan tim lain turun langsung ke lapangan untuk menilai kondisi fisik pembangunan, sehingga proses monev dapat memotret situasi secara lebih lengkap.
Camat Ciwidey, H. Nardi Sunardi, SE., M.SI., melalui Kasi Pembangunan Kecamatan Ciwidey, Hendri Sopiandi, menjelaskan bahwa pemeriksaan kali ini berfokus pada dua kategori utama. Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi rutin terhadap pelaksanaan anggaran desa.
“Kami melakukan monitoring khusus bantuan keuangan Bunga Desa dan bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat 2025 sekaligus mereview Dana Desa dan ADPD,” ujarnya.

Menurut Hendri, pemeriksaan administrasi berjalan lancar. Ia menilai penyajian data desa tergolong rapi dan sesuai standar. “Untuk Desa Lebakmuncang, alhamdulillah secara administrasi ini Ibu Sekdes sangat siap. Data yang disajikan lengkap dan sesuai aturan SPJ,” jelasnya.
Tim lapangan juga menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan fisik sudah mencapai seratus persen. Temuan ini memperkuat keyakinan bahwa realisasi anggaran berjalan sesuai rencana.
Pemerintah desa menyambut baik kedatangan tim Monev. Momen ini menjadi sarana evaluasi sekaligus dorongan untuk menjaga kualitas kerja.
Pj Kepala Desa Lebakmuncang, Diki Darmansyah, menjelaskan bahwa beberapa program telah rampung. Ia menyebut pembangunan jalan rabat beton menjadi salah satu realisasi terbesar tahun ini.

“Hari ini kami menerima tim monev Kecamatan Ciwidey. Mereka melaksanakan monev bantuan gubernur, BKK, dan review tahap satu DD serta ADPD,” katanya.
Diki menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton di RW 13 Pasir Kemir berjalan lancar. Jalan tersebut memiliki panjang 135 meter dan lebar tiga meter dengan ketebalan 12 sentimeter.
Menurutnya, pembangunan ini sangat penting karena menjadi akses utama warga sekitar. “Kami sudah menyelesaikan pembangunan jalan rapat beton di RW 13 Pasir Kemir. Ini bagian dari bantuan gubernur tahun 2025,” jelas Diki.
Selain itu, lanjut Diki, desa juga merealisasikan bantuan keuangan khusus bagi enam unit rumah tidak layak huni. Setiap dusun mendapatkan satu penerima manfaat. “Ada enam rutilahu yang mendapat bantuan perbaikan, masing-masing Rp12 juta per rumah. Semuanya sudah terealisasi,” katanya.

Ia juga menyebutkan di Desa Lebakmuncang banyak warga masih membutuhkan perbaikan rumah. Karena itu, desa berharap program ini berlanjut pada tahun berikutnya.
Untuk manfaat pembangunan jalan, Diki menilai mobilitas warga kini semakin mudah. Kondisi jalan yang bagus memberi banyak manfaat bagi kegiatan ekonomi.
“Harapan kami mobilitas masyarakat, terutama di Pasirkemir dan RW 28 Bumi Asih, semakin lancar. Hasil pertanian di wilayah atas pun bisa meningkat,” ujar Diki seraya mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemeliharaan agar jalan tetap awet.
Kades Lebakmuncang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. “Terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Bapak Dedi Mulyadi yang telah memberikan bantuan. Semoga ke depan bantuan bisa lebih lancar lagi,” katanya.

Kepala Dusun 4, Denis Ananda Karisma Ramadhan, menjelaskan bahwa wilayahnya menaungi lima RW dan enam belas RT. Jalan baru tersebut menjadi akses vital bagi warga. “Pembangunan jalan rabat beton memberi dampak besar bagi Dusun 4 Pasirkemir,” kata Denis.
Denis menggambarkan kondisi jalan sebelum diperbaiki, yang kerusakan parah sehingga menghambat banyak aktivitas warga, terutama yang bertani atau menuju lapangan olahraga. Dengan kondisi baru, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan produktif.
“Kami harap pembangunan ini semakin meningkatkan fasilitas desa dan memajukan perekonomian masyarakat. Banyak warga di Dusun 4 bertani dan beternak sapi,” ungkap Denis.
Denis juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan pemerintah di atasnya. Baginya, pembangunan ini merupakan wujud perhatian nyata. “Saya mewakili Dusun 4 mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa,” ujarnya.
Lily Setiadarma











