WartaParahyangan.com
BANDUNG – SDIT Raudhatul Auliya, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, menggelar Pentas Akhir Tahun Ajaran 2025-2026 di halaman SD setempat, Kamis (25/6/2026). Acara ini sekaligus menjadi puncak perayaan kelulusan dan kenaikan kelas siswa-siswi SDIT Raudhatul Auliya.
Panggung paling menyita perhatian saat dalang cilik Degio Arkananta Putra Rukita, siswa kelas 1 SD berusia 7 tahun, tampil memukau membawakan wayang golek dengan lakon “Makanan Bergizi Gratis – MBG” selama 20 menit.
Dengan penuh percaya diri, Degio menggerakkan tokoh Cepot, Buta, Sinta, dan Dewala. Sabetan wayang yang energik dan lincah mengalir lancar di tangannya. Ia juga melantunkan kakawen berbahasa Sunda dengan vokal tajam, menyisipkan pesan moral tentang MBG yang dikemas lucu dan menghibur. Penampilan ditutup dengan lagu “Bandodari”.

Dalam lakonnya, Degio mengajak penonton bersyukur atas Program Makan Bergizi Gratis. Lewat dialog para tokoh, disampaikan dampak positif MBG bagi siswa: badan lebih sehat, semangat belajar meningkat, lebih fokus, dan uang saku harian lebih hemat.
“Jujur saya terharu dan bangga. Di usia sekecil itu, De’Gio bisa memainkan wayang dengan penuh penghayatan, menyisipkan pesan-pesan moral yang dalam tapi tetap lucu dan menghibur,” ungkap Hj. Alis, orang tua siswa asal Soreang.
Kepala sekolah dan para guru menutup pentas dengan deretan saweran dan tepuk tangan haru. Pihak sekolah menyebut pentas ini sebagai wujud syukur atas terselenggaranya pendidikan holistik selama setahun penuh.
Lily Setiadarma

















