Rangkaian Kegiatan HJC ke-349, Bupati Wahyu Tegaskan Penguatan Identitas Cianjur sebagai Daerah Religius dan Berbudaya

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 berfokus utama pada penguatan identitas Kabupaten Cianjur sebagai daerah yang religius dan berbudaya.

“Fokus utama peringatan HJC tahun ini adalah penegasan identitas Cianjur sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan terus bergerak membangun kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati kepada wartawan di halaman Pendopo Cianjur, Senin lalu.

Hal itu tercermin dari tema HJC ke-349, yakni “Rahayat Raksa Raharja”. Tema ini menggambarkan harapan agar masyarakat Cianjur selalu terlindungi, terayomi, dan hidup semakin sejahtera.

“Momentum HJC ini juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam merawat budaya, memperkuat nilai keagamaan, serta menumbuhkan optimisme pembangunan Cianjur ke depan,” katanya.

Bupati mengungkapkan, rangkaian kegiatan HJC tahun ini disiapkan sejak 1 Juli hingga puncak perayaan pada 22 Agustus 2026. Kegiatannya juga tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tapi menyebar di sejumlah kecamatan dengan harapan agar segenap masyarakat Cianjur bisa merasakan semarak HJC.

Misalnya, upacara HJC pada Minggu 12 Juli, yang biasanya digelar di Lapang Prawatasari Joglo Cianjur, tahun ini akan dilaksanakan di Lapang Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande.

Bahkan bukan hanya seremoni upacara, di Lapang Cibalagung tersebut juga digelar berbagai layanan dan kegiatan, seperti pelayanan pembuatan KTP dan Adminduk lainnya, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan KB, gerakan pangan murah, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pelayanan pajak, bazar produk UMKM dan hiburan rakyat.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian (kanan) bersama Wabup Cianjur Abi Ramzi saat ziarah ke Makam Dalem Cikundul pada peringatan HJC tahun lalu.

Menurut Bupati, rangkaian kegiatan HJC ini sebenarnya sudah diawali dengan pra-event yang diselenggarakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Cianjur.

Sebagai kegiatan inti, kata dr. Wahyu, pada Sabtu (11/7/2026) akan dilaksanakan ziarah ke Makam Dalem Cikundul, Raden Aria Wira Tanu I (atau Jayasasana) yang merupakan pendiri sekaligus bupati pertama Kabupaten Cianjur pada abad ke-17 (1677–1691). Makam leluhur Cianjur ini berada di Kampung Majalaya, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Esoknya, Minggu (12/7/2026) akan dilaksanakan upacara Hari Jadi Cianjur ke-349 di Lapang Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, dilanjutkan pada siang harinya dengan Rapat Paripurna Peringatan HJC di Gedung DPRD Cianjur.

Selain itu, Pemkab Cianjur juga akan menggelar kegiatan Gema Syiar yang memadukan nilai religius dan budaya dengan mengusung semangat “Teger Dina Agama, Nanjeur Dina Budaya, Rahayat Raksa Raharja.”

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan disuguhkan penampilan musik religi dari Opick serta tausiah dari Dennis Lim yang akan berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Cianjur.

“InsyaAllah kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” kata dr. Wahyu

Asep R. Rasyid