WartaParahyangan.com
CIANJUR – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersama Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi melaksanakan ziarah ke Maqom Dalem Cikundul, tempat peristirahatan Raden Aria Wiratanu I, di Desa Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon, Sabtu (11/7/2026) malam.
Turut hadir dalam ziarah itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, Ketua DPRD Cianjur Hj. Metty Triantika, Sekda bersama para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Cianjur, pengurus MUI Kabupaten Cianjur dan sejumlah tokoh masyarakat.
Kegiatan yang mengusung semangat “Rahayat Raksa Raharja” itu menjadi wujud penghormatan kepada Raden Aria Wiratanu I sebagai pendiri Kabupaten Cianjur sekaligus momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan beliau dalam membangun fondasi pemerintahan serta kehidupan masyarakat Cianjur.
Prosesi diawali dengan penyalaan tungku bambu api tujuh sumbu sebagai simbol tujuh pilar budaya Cianjur, kemudian dilanjutkan dengan ziarah, pembacaan doa, dan tabur bunga di maqom Dalem Cikundul.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan Raden Aria Wiratanu I sebagai inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat persatuan, gotong royong, kepedulian, serta pengabdian kepada daerah diharapkan terus menjadi landasan dalam mewujudkan Cianjur Berjaya, Cianjur Era Baru, dan Cianjur Istimewa.
“Momentum Hari Jadi Cianjur bukan hanya menjadi ajang peringatan sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan cita-cita para pendahulu melalui kerja nyata, kebersamaan, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Bupati.
Ia juga berharap semangat perjuangan para leluhur senantiasa menjadi penguat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cianjur yang semakin maju, religius, berbudaya, dan sejahtera sesuai dengan semangat Hari Jadi Cianjur ke-349.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika. Ia menegaskan, ziarah bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat bahwa setiap kemajuan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil dari perjuangan para pendahulu.
“Semangat, nilai, dan keteladanan mereka menjadi pengingat agar kita terus menjaga amanah serta mengabdikan diri demi kemajuan Kabupaten Cianjur,” ujar Metty.
Ia juga semua pihak untuk terus melangkah bersama, merawat warisan sejarah, menjaga persatuan, dan membangun Cianjur yang semakin maju, religius, serta sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Asep R. Rasyid
L

















