Reuni Akbar STM AMS Cianjur Lintas Generasi, Berbagi Santunan kepada Anak Yatim

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai reuni akbar alumni Sekolah Menengah Kejuruan Siliwangi AMS (STM AMS 37) Cianjur di halaman SMK Siliwangi Cianjur, Minggu (31/5/2026).

Reuni lintas angkatan tersebut menjadi ajang temu kangen setelah bertahun-tahun tidak bersua.

Menurut Jipeng, salah satu alumni 89/90, suasana akrab dan penuh nostalgia terasa begitu kental, terutama saat para alumni saling bertukar cerita tentang masa-masa sekolah dan perjalanan hidup masing-masing.

“Acara ini bukan sekedar halal bihalal, tapi juga momen untuk menyambung kembali tali persaudaraan yang sempat terputus oleh kesibukan masing-masing,” katanya.

Beni Sumarna alumni 98 menambahkan, tak hanya sekedar temu kangen, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antar alumni lintas angkatan.

“Kita berharap agar silaturahmi ini bisa terus berlanjut dan membawa manfaat nyata. InsyaAllah ke depan alumni ini semua akan kita wadahi dalam satu paguyuban yang bertujuan memanusiakan manusia sehingga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin. Selain memperkuat ikatan emosional, juga bisa membuka peluang kerja sama di bidang usaha atau sosial,” tuturnya.

Acara halal bihalal tersebut diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari santunan anak yatim, live music, doa bersama, makan bersama, hingga sesi foto bersama.

Canda tawa dan senyuman terlihat menghiasi setiap sudut ruangan, mencerminkan betapa eratnya persaudaraan yang terjalin sejak bangku STM dulu.

“Silaturahmi ini tidak berhenti di sini. Kita semua punya kenangan yang sama, dan itu yang menyatukan kita hingga sekarang,” kata Reni Siti Asiah, salah satu alumni Jurusan Otomotif didampingi Oca, salah satu teman sejawatnya yang merupakan alumni jurusan Otomotif.

Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang kental, alumni STM AMS 37 Cianjur membuktikan bahwa persahabatan sejati tidak hilang oleh waktu.

Acara tersebut menjadi bukti bahwa meski telah berpisah puluhan tahun, rasa kekeluargaan tetap hangat dan hidup dalam setiap pertemuan.

Asep R. Rasyid

Leave a Reply