WartaParahyangan.com
BANDUNG – Pegiat lingkungan yang juga Ketua Yayasan Panata Giri Raharja Kabupaten Bandung, Eyang Memet melakukan pemantauan pertumbuhan tanaman yang telah ditanamnya 20 bulan lalu di Blok Mala Beres, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan Eyang Memet untuk memastikan bahwa tanaman-tanaman itu dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia pun tampak bahagia karena tanaman-tanaman yang ditanamnya di daerah yang berada di kawasan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung itu telah tumbuh besar dan menunjukkan perkembangan yang baik.
“Alhamdulillah, tanaman-tanaman ini telah tumbuh besar dan sehat. Ini merupakan hasil kerja keras kita semua dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Eyang Memet menjelaskan pohon-pohon yang ditanam 20 bulan di atas lahan seluas tiga hektar di Blok Malaberes itu berjumlah 227 jenis tanaman terdiri dari tanaman endemik Jawa Barat, buah-buahan langka, dan tanaman komoditi perkebunan seperti kopi, alpukat dan jeruk.
“Di area kurang lebih 3 hektar ini kita mencoba menghimpun segala tanaman langka yang sekarang susah didapatkan, dan saat ini sudah kita ditanam kurang lebih 227 jenis tanaman,” katanya.
Eyang Memet berharap Blok Malaberes tersebut menjadi semacam laboratorium hidup agar kelak dikemudian hari generasi penerus bangsa ini paham tentang keanekaragaman tanaman langka yang ada di Jawa Barat.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan alam,” ujar Eyang Memet.
Lily Setiadarma











