Agar Lebih Representatif, Puskesmas Nagrak akan Direlokasi ke Jl. KH. Abdullah Bin Nuh

WartaParahyangan.com

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses, adil, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlakul karimah.

Hal itu terlihat dari rencana pembangunan infrastruktur kesehatan yang tercantum dalam APBD Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2026, yang salah satunya adalah pembangunan gedung Puskesmas Nagrak yang baru, yang biayanya dianggarkan sebesar Rp5,49 miliar.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. I Made Setiawan, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Hendra Hendrawan, gedung Puskesmas Nagrak yang ada saat ini, tepatnya di Jalan Gatot Mangkupraja, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, kondisinya sudah tidak memadai dengan padatnya pelayanan kesehatan yang datang ke puskesmas tersebut.

“Gedungnya merupakan bangunan lama dan terdampak gempa bumi pada tiga tahun lalu. Untuk direhab tidak memungkinkan. Karena itu Puskesmas Nagrak akan direlokasi ke lahan milik pemerintah daerah di Jl. KH. Abdullah Bin Nuh,” ujar Hendra, Kamis (21/5/2026).

Lokasi gedung baru puskesmas yang masih berada di Desa Nagrak, dan tak jauh dari gedung puskesmas saat ini, sudah di-review oleh tim dari Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur.

Hasilnya, kata Hendra, per 11 Mei 2026, sudah keluar hasil review dan sekarang dalam proses perbaikan oleh tim teknis pembantu PPK dan konsultan perencanaan. Kalau perbaikan sudah selesai, proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Nagrak akan segera memasuki tahap lelang.

Diharapkan pembangunan gedung puskesmas baru tersebut dapat dimulai pertengahan tahun ini, sehingga nantinya masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di gedung yang lebih representatif.

Asep R. Rasyid

Leave a Reply