Berkah Ramadan, Owner Dusun Stroberi Rancabali Tebar 2.000 Paket Sembako untuk Yatim dan Jompo

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Dalam semangat berbagi di Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Owner Dusun Stroberi, H. Uus Suryana bersama istri Hj. Dewi Wartini dan keluarga kembali menggelar aksi sosial tahunan berupa pembagian paket sembako untuk anak yatim dan jompo.

Aksi sosial yang sudah berlangsung sejak 20 tahun lalu itu berlangsung di Aula Dusun Stroberi, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat (27/2/2026).

Tahun ini, keluarga besar Dusun Stroberi menyalurkan sekitar 2.000 paket sembako kepada warga yang tersebar di lima RW di Desa Alamendah dan 13 RW di Desa Patengan. Jumlah tersebut menandai konsistensi kegiatan yang telah berjalan sejak 2005 dan terus berkembang dari tahun ke tahun.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke Dusun Stroberi. Panitia kemudian mengatur antrean dan memanggil penerima secara bergiliran. Selain itu, keluarga Uus Suryana juga menyapa warga secara langsung dan menyerahkan paket sembako secara simbolis.

Owner Dusun Stroberi, H. Uus Suryana didampingi istri Hj. Dewi Wartini. Foto Lily Setiadarma

Uus Suryana menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin keluarga setiap Ramadan. Ia menyebut, semangat berbagi tumbuh dari keinginan untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Dalam rangka Ramadan berkah, kami setiap tahun mengadakan pembagian sembako. Alhamdulillah, tahun ini kurang lebih 2.000 bingkisan kami siapkan,” ujar Uus Suryana kepada wartaparahyangan.com di sela kegiatan.

Ia memaparkan pola distribusi yang dilakukan secara bertahap. Pada hari pertama, panitia menyalurkan bantuan untuk warga RW 12 Rancawalini dan RW 1 Cimanggu. Pada hari berikutnya, bantuan menyasar lima RW di Desa Alamendah, yakni RW 11, 12, 13, RW 1, dan RW 2.

Kemudian, pada Minggu, tim langsung mendistribusikan paket ke 11 RW di Desa Patengan dengan mendatangi masing-masing wilayah.

Menurut Uus, latar belakang kegiatan ini sederhana namun bermakna. Ia menegaskan bahwa dirinya dan keluarga hanya ingin membantu sesuai kemampuan. “Sekadar meringankan untuk warga yang membutuhkan. Tidak lebih dari itu. Mudah-mudahan bisa sedikit membantu mengurangi beban mereka,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan seperti itu dapat menginspirasi masyarakat yang memiliki kemampuan lebih agar turut berbagi. Baginya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus dijaga, terutama di bulan Ramadan.

Sementara itu, Hj. Dewi Wartini menambahkan bahwa jumlah bantuan yang dibagikan terus meningkat setiap tahun. Pada awal pelaksanaan sekitar dua dekade lalu, keluarga hanya mampu membagikan lima paket untuk anak yatim. Namun, seiring waktu dan perkembangan usaha, jumlah tersebut bertambah secara bertahap hingga mencapai ribuan paket.

“Dari awalnya hanya lima bingkisan untuk anak yatim. Setiap tahun bertambah. Sekarang sudah 20 tahun berjalan, alhamdulillah bisa sampai 2.000 bingkisan,” ungkapnya.

Adapun isi setiap paket sembako terdiri atas enam jenis kebutuhan pokok, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, minuman ringan, serta kue. Dengan komposisi tersebut, keluarga berharap bantuan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri.

Salah seorang warga penerima manfaat, Nurhayati, warga RW 02 Kampung Cimanggu, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga Dusun Stroberi.

“Alhamdulillah senang sekali. Terima kasih kepada Bu Haji Dewi dan Pak Haji Uus. Kegiatan ini rutin setiap tahun. Semoga berkah dan sehat selalu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Komariah, warga RT 01 RW 02 Kampung Cimanggu. Ia mengapresiasi konsistensi kegiatan sosial tersebut. Ia juga menyebut bahwa selain Ramadan, keluarga Dusun Stroberi turut berbagi saat Idul Adha.

Sejumlah warga yang menerima bantuan paket sembako tampak sumeringah dan mendoakan kepada keluarga besar H. Uus Suryana. Foto Lily Setiadarma

Menutup kegiatan, Uus Suryana bersama keluarga menyampaikan ucapan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah kepada masyarakat. Ia berharap momentum Ramadan membawa keberkahan bagi semua pihak.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Dusun Stroberi, kami mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Melalui kegiatan ini, keluarga Dusun Stroberi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi berbagi selama Ramadan.

Konsistensi selama 20 tahun tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dan berkembang seiring waktu, selama niat dan komitmen terus dijaga.

Lily Setiadarma