WartaParahyangan.com
BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Lapang Upakarti Soreang, Kabupaten Bandung,Minggu (17/8/2025).
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan pencapaian masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ali Syakieb, setelah genap enam bulan menjabat Bupati Bandung Periode 2025-2030.
“Jika dilihat dari pencapaian indikator makro, Kabupaten Bandung mengalami perubahan yang signifikan pada semua sektor. Hal ini sebagai hasil kerja seluruh bidang pembangunan yang dilaksanakan melalui kolaborasi pentahelix dan peran serta TNI-Polri yang selalu kompak dalam membangun Kabupaten Bandung,” kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.
Juga dilihat Indeks Pembangunan Manusia (IPM), lanjut Kang DS, Kabupaten Bandung tahun 2024 mengalami kenaikan menjadi 74,59 poin dari tahun 2023 dengan skor 74,03 poin. Kemudian, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mengalami kenaikan dari tahun 2023 sebesar 4,97% menjadi 5,04% pada tahun 2024.
“Angka Harapan Hidup (AHH) naik dari tahun 2023 yaitu 74,92 tahun menjadi 75,23 tahun pada tahun 2024. Angka Rata-rata Lama Sekolah naik dari tahun 2023 yang selama 9,10 tahun menjadi 9,15 tahun pada tahun 2024.
“Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2024 mencapai 6,36% mengalami penurunan sebesar 0,16% dari tahun 2023 yang sebesar 6,55%. Di akhir tahun 2024, angka kemiskinan Kabupaten Bandung tercatat 6,19%, mengalami penurunan sebanyak 0,21% dari tahun 2023 yang sebesar 6,40%.
“Angka stunting turun 5,1% yang semula 29,2% di tahun 2023 menjadi 24,1% di tahun 2024. Sementara akses pelayanan sanitasi mengalami peningkatan pada tahun 2023 sebesar 92,61% menjadi 93,43% di tahun 2024,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyebutkan, dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, semua pihak harus bersiap diri dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang digitalisasi.
Selain itu, dirinya bersama Forkompimda Kabupaten Bandung juga akan selalu kompak siap mengawal dan mensukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Lily Setiadarma