WartaParahyangan.com
BANDUNG – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMP Negeri 2 Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, berlangsung penuh semangat dan edukatif, Selasa (14/7/2026).
Sebanyak 248 peserta didik baru kelas VII mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi. Materi yang diberikan hari ini difokuskan pada tes kebugaran jasmani dan pengenalan visi misi sekolah.
Kepala SMPN 2 Ciwidey, Deti Jubaedah, S.Pd., M.Mp., mengatakan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 akan berlangsung selama lima hari. “Tahun ini kami menerima sebanyak 248 peserta didik baru di kelas VII,” ungkap Deti kepada wartaparshyangan.com, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, hari pertama MPLS diawali dengan pembukaan dan pengenalan lingkungan sekolah. Para siswa diajak berkeliling untuk mengenal fasilitas yang ada, mulai dari perpustakaan, ruang kelas, hingga sarana dan prasarana penunjang pembelajaran lainnya.

“Karena SMP Negeri 2 Ciwidey merupakan sekolah yang mereka pilih, tentu kami ingin memperkenalkan seluruh fasilitas yang telah disediakan agar mereka merasa nyaman belajar di sini,” katanya.
Deti berharap seluruh rangkaian MPLS dapat berjalan lancar sehingga peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat.
“Dengan adanya masa pengenalan ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal sekolahnya dengan baik. Ketika proses pembelajaran dimulai, mereka tidak lagi merasa berada di lingkungan yang asing, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih mudah dan lancar,” ucap Deti.
Tes Kebugaran
Guru PJOK SMPN 2 Ciwidey, Pini Siti Yulianti, S.Pd., menjadi narasumber untuk materi kebugaran. Ia menjelaskan ada dua jenis tes yang dilakukan kepada siswa kelas VII.

“Yang pertama adalah tes denyut jantung atau denyut nadi. Denyut jantung diukur dua kali, yaitu sebelum aktivitas dan setelah aktivitas. Nanti kita lihat ada perbedaannya atau tidak, tergolong bagus atau tidak,” jelas Pini.
“Yang kedua ada tes kelenturan atau fleksibilitas dengan melakukan tes menjangkau mistar yang sudah ditentukan. Ada tiga tahapan, nanti diambil yang paling bagus nilainya,” lanjut Pini.
Ia berharap setelah mengikuti MPLS, para siswa memiliki kebugaran yang baik. “Mudah-mudahan mempunyai kebugaran yang luar biasa, sehat bugar jasmani dan rohaninya agar bisa melakukan aktivitas yang baik pada saat pembelajaran,” ujarnya.
Disiplin dan Adaptasi
Operator Dapodik SMPN 2 Ciwidey, Ahmad Candra Maulana, S.Pd., menyebutkan 248 peserta didik baru tersebut berasal dari berbagai SD di sekitar Ciwidey, seperti SD Nanjung, Rancagede, Batu Kasur, Rahayu, Cibodas, dan Lebak Muncang 1.

“Untuk kegiatan MPLS hari ini alhamdulillah lancar dari Senin sampai sekarang. Harapan saya untuk peserta didik baru hari ini lebih ke anak-anak disiplin, tanggung jawab serta rajin untuk belajar,” katanya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 2 Ciwidey, Agis Apriliani, menyampaikan tema MPLS tahun ini adalah “Hari Baru Aman dan Nyaman di Sekolah”. Sebanyak 20 anggota OSIS dilibatkan sebagai panitia.
“Untuk hari pertama siswa dikenalkan lingkungan sekolah lewat tour sekolah. Tujuannya agar nantinya siswa tidak canggung saat pergi ke ruang guru, ruang PKS, ke ruang BP atau ke ruangan lainnya,” kata Agis.
“Untuk hari Rabu sampai Jumat, ditekankan pada kedisiplinan siswa dan visi sekolah yaitu mewujudkan siswa SMP Negeri 2 Ciwidey yang terampil, tangguh, edukatif, religius, aktif, mandiri, prestasi, intelek, dan literat serta berwawasan lingkungan,” tambahnya.
Lily Setiadarma

















