WartaParahyangan.com
BANDUNG – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 1 Rancabali, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, memasuki hari kedua pada Selasa (9/6/2026).
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Petugas sekolah tampak sibuk memverifikasi kelengkapan berkas persyaratan calon siswa yang mendaftar.
Verifikasi dokumen menjadi fokus utama panitia SPMB hari ini untuk memastikan seluruh berkas pendaftar sesuai ketentuan.
Kepala SMPN 1 Rancabali, H. Dikdik Ahmad Sodikin,S.Pd., M.M.Pd., mengatakan kegiatan SPMB hari kedua berjalan lancar. Ujian sekolah juga masih berlangsung bersamaan.

“Untuk pendaftar ke SMPN 1 Rancabali , hari pertama ada sekitar 68 pendaftar. Semuanya lancar. Secara teknis kami menerima orang tua yang datang langsung. Bagi orang tua yang berkasnya belum di-scan, kami siap membantu. Semua peralatan sudah dipersiapkan agar tidak ada kendala,” ujarnya.
Ia menjelaskan SMPN 1 Rancabali memiliki 9 rombel dengan daya tampung sekitar 360 siswa. Pendaftaran sudah dijadwalkan per SD sejak sosialisasi awal agar tidak menumpuk.
“Pengumuman jalur domisili dan afirmasi tahap pertama pada tanggal 18 Juni. Tahap dua dibuka 29 Juni bagi yang belum diterima di tahap satu,” katanya.
Dikdik menegaskan, pihaknya akan melayani maksimal agar orang tua tidak kesulitan mendaftar. Untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, Pemkab Bandung menyediakan Beasiswa Bedas Carakan senilai Rp1 juta untuk yang melanjutkan ke swasta, termasuk jalur afirmasi.

Panitia SPMB SMPN 1 Rancabali melibatkan 10 orang petugas. Untuk operator dan verifikasi berkas dikerjakan tim 5-6 orang, dengan 1 tim verifikasi berisi 6 orang.
Sementara itu, Renaldi Yuswara, S.Pd., guru kelas VI SDN Barutunggul 2, mengaku membawa 20 calon peserta. Total pendaftar dari sekolahnya 27 siswa, semuanya melalui jalur zonasi/domisili.
“Sistemnya kolektif. Berkas pribadi orang tua kami bantu konversi ke file. Di sini tinggal disandingkan dengan berkas aslinya. Orang tua juga ikut datang. Setelah ini keluar bukti pendaftaran, lalu 18 Juni pengumuman diterima atau tidak,” katanya.
Lily Setiadarma











