WartaParahyangan.com
BANDUNG – Sinergi Pemerintah Kabupaten Bandung dengan TNI terus dikuatkan untuk mendorong ketahanan pangan masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Cikabayam (Citarum, Kambing, Kerbau, dan Ayam) yang diinisiasi Kodam III/Siliwangi.
Dukungan tersebut ditunjukkan dalam kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman bersama Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb ke kawasan Gumuruh III, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2026).
Dalam kegiatan itu digelar panen perdana ayam pedaging, penyaluran bantuan ternak kepada warga, serta peninjauan pembangunan Kawasan Demplot Ketahanan dan Kemandirian Pangan Masyarakat (KDKMP) Kodim 0624/Kabupaten Bandung.
Pada kesempatan itu Pangdam III/Siliwangi menyalurkan 250 ekor ayam kepada masyarakat Banjaran untuk dipelihara dan dikembangkan. “Harapan kami setiap rumah tangga ada ayam yang dipelihara untuk ketahanan pangan mereka masing-masing,” ujarnya.

Pangdam juga menyebutkan, setiap satuan di jajaran Kodam III/Siliwangi diperintahkan menjalankan peternakan ayam dan kambing sebagai bagian penguatan ketahanan pangan.
Di kawasan Cikabayam saat ini sudah berdiri dua kandang ayam pedaging dengan total kapasitas sekitar 6.000 ekor. Kawasan ini juga mengembangkan peternakan domba Garut, domba asal Australia, dan domba Dorper melalui program persilangan.
Usai menyerahkan bantuan ayam, rombongan Pangdam meninjau kandang ayam petelur di kawasan Cikabayam. Pengelola kandang, Agus, menyebut saat ini ada 2.634 ekor ayam petelur dengan produksi 2.300 hingga 2.350 butir telur atau sekitar 135 kilogram per hari.
Hasilnya telah dipasarkan ke grosir di wilayah Banjaran dan sekitarnya. Peternakan ini telah beroperasi kurang dari satu tahun.

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengapresiasi Program Cikabayam sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Hasil ayam ini bukan untuk dijual, tapi untuk dikonsumsi. Harapan saya dan kita semua, masyarakat ini ke depannya bisa lebih mandiri lagi. Tadi dikasih lima ayam, ke depannya bisa diternakkan. Telurnya boleh dijual, boleh juga dikonsumsi sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Bandung akan terus mendukung program kolaboratif bersama TNI dan Polri yang berdampak langsung pada masyarakat. “Yang namanya untuk kemaslahatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Pak Bupati, pasti akan mendukung,” kata Ali.
Salah seorang penerima bantuan, Icah (68) warga Banjaran, mengaku terbantu. “Terima kasih atas bantuan dari tentara. Warga Banjaran alhamdulillah dapat ayam, dapat sembako juga. Sangat membantu,” ujarnya.
Lily Setiadarma

















