Karang Taruna Gelar “Road to School”, Wabup Bandung Tekankan Perlunya Generasi Muda Terlibat Sejak Dini dalam Pembangunan Daerah

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Karang Taruna Kabupaten Bandung melanjutkan program “Road to School” dengan menyasar pelajar SMA. Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 1 Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Selasa (5/5/2026).

Program tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan sosial sekaligus memperkenalkan organisasi kepemudaan secara langsung.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si., Sekretaris Kecamatan Ciwidey Tatang Mulyana, SH, Kepala SMAN 1 Ciwidey Drs. Adi Sumiarto, M.MPd., dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana, SH.

Karang Taruna mengisi kegiatan dengan sosialisasi peran organisasi, diskusi bersama siswa, dan ajakan kolaborasi antara sekolah dan komunitas pemuda. Melalui rangkaian ini, siswa tidak hanya mengenal Karang Taruna, tetapi juga memahami peluang untuk terlibat aktif di lingkungan sosialnya.

Dalam sambutannya, Wabup Bandung Ali Syakieb menyampaikan apresiasi terhadap langkah Karang Taruna yang turun langsung ke sekolah. Ia menilai generasi muda harus terlibat sejak dini agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Adik-adik jangan hanya menjadi penonton. Kalian harus menjadi penentu perubahan ke depan,” ujar Ali Syakieb.

Ia juga memaparkan program pemerintah daerah yang mendorong pengurangan pengangguran melalui kewirausahaan, seperti program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan untuk mendukung pelaku usaha pemula.

“Program ini mendorong kemandirian masyarakat. Tahap awal bantuan mencapai dua juta rupiah. Selanjutnya, pelaku usaha bisa mengajukan hingga lima juta dan sepuluh juta rupiah sesuai perkembangan usaha,” jelasnya.

Ali menegaskan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada modal. Ia menilai pola pikir dan kesiapan mental menjadi faktor utama dalam mengembangkan usaha. “Kalau mindset belum siap, berapa pun modalnya akan habis. Sebaliknya, dengan mindset yang kuat, modal kecil bisa berkembang,” tambah Wabup.

Kepala SMAN 1 Ciwidey Adi Sumiarto menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini membuka wawasan siswa tentang pentingnya organisasi dan kepedulian sosial. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam organisasi dapat membentuk karakter dan tanggung jawab sosial.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya. Ia menargetkan kunjungan ke lima hingga sepuluh SMA sepanjang tahun 2026.

“Kami ingin memperkenalkan Karang Taruna kepada siswa. Kami juga ingin mereka memahami fungsi, tugas, dan tujuan organisasi ini,” ujar Ruli.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Ruli Yuliana, saat menyampaikan sambutan di SMAN 1 Ciwidey. Foto Lily Setiadarma

Ia menambahkan bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk berkontribusi di masyarakat. Oleh karena itu, Karang Taruna mendorong siswa untuk mulai aktif dalam kegiatan sosial sejak dini.

“Kami melihat banyak siswa sudah terlibat di lingkungan masing-masing. Namun, mereka belum sepenuhnya memahami peran Karang Taruna,” katanya.

Melalui program ini, Karang Taruna mendorong siswa untuk aktif berkontribusi setelah kembali ke lingkungan tempat tinggalnya. Dengan langkah ini, organisasi berharap mampu memperkuat peran pemuda dalam pembangunan sosial.

Salah satu siswa SMAN 1 Ciwidey, Muvi Hilmatul Ulla, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasakan manfaat langsung dari materi yang disampaikan. “Kegiatannya sangat seru. Saya bertemu Wakil Bupati dan mendapat pengetahuan baru tentang organisasi,” ujarnya.

Ia juga berencana bergabung dengan Karang Taruna dalam waktu dekat. Menurutnya, organisasi tersebut dapat membantu mengembangkan kemampuan diri sekaligus memperluas pengalaman sosial.

Lily Setiadarma

Leave a Reply