Kab. Bandung Tempatnya Pesilat Tangguh Berpotensi

BANDUNG – Warta Parahyangan

Pasanggiri Penca Silat Bupati Cup ke IX tahun 2017 yang digelar hari Minggu (19/11) di Gedung Koni Kab. Bandung diharapkan memotivasi semua Paguron untuk terus mengembangkan Penca Silat di Jawa Barat.

penca

Ketua DPP PPSI Uu Rukmana yang hadir pada even ini mengingatkan, Kabupaten Bandung merupakan tempatnya para pesilat-pesilat tangguh berpotensi. Maka sudah sewajarnya, semua paguron dan masyarakat turut serta berperan aktif menjaga keberlangsungan budaya ini.

“Kita satu turunan, satu Siliwangi, saling menyebarkan wewangi kepada sesama yang diimplementasikan melalui Silih Asah Silih Asih Silih Asuh. Dari satu kesatuan itu bisa tercipta suatu keharmonisan antar paguron juga masyarakat,” katanya. Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga Silat dalam berbagai aspek.

“Kita kembangkan silat sampai semaksimal mungkin. Bahwa silat akan terus berkembang sampai kapan pun juga,” tegas Uu.

Kehadiran Uu Rukmana ke pasanggiri merupakan bentuk kepeduliannya terhadap penca silat. Ia merasa bangga dengan kegiatan pasanggiri ini. Untuk itu ia berharap Pemkab Bandung, terus berupaya mengembangkan silat dan menjadikan pesilat sebagai generasi mandiri berpotensi.

Pengurus Paguron Tri Tunggal Pusaka Kecamatan Soreang, Gugun Gunadi, mengharapkan adanya pembinaan terhadap semua paguron di bawah naungan PPSI. Gugun optimis bila pemerintah lebih memperhatikan budaya penca silat maka perkembangan penca silat di Kabupaten Bandung bisa lebih baik. Apa lagi kalau ada keterkaitan dengan Dinas Pendidikan dengan dijadikan penca silat sebagai ekstra kurikuler siswa.

Gugun menambahkan, menjadikan penca silat sebagai ekstra kurikuler adalah keputusan yang bijak. Arti dari bijak di sini direalisasikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan budaya itu sendiri. Jadi tidak akan ada hambatan untuk pelestariannya sepanjang ada pembinaan bagi paguron. “Kita bicara bukan secara individual tapi saya atas nama semua paguron yang merasa peduli dengan perkembangan penca silat,” ungkap Gugun.

Kedatangan Uu Rukmana, tambah Gugun, semoga bisa dijadikan sebuah motivasi bagi semua paguron untuk semakin giat mengembangkan budaya Penca Silat sebagai bagian dari turut berpartisipasi dalam pengembangan budaya lokal.

 – Lily setiadarma