Ketua DPRD Kota Sukabumi Dorong Pemkot Realisasikan Pembangunan SMAN di Kecamatan Baros

WartaParahyangan.com

KOTA SUKABUMI – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, kembali mendorong Pemerintah Kota Sukabumi agar segera merealisasikan pembangunan SMA negeri di Kecamatan Baros.

Dorongan tersebut disampaikan Wanju, sapaan Wawan Juanda, usai menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di sebuah tempat di RW 05, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Rabu (4/2/2026). Di situ terungkap kebutuhan sarana pendidikan menengah menjadi salah satu isu paling mendesak.

Menurut Wanju, rencana pembangunan SMA negeri di Baros sejatinya bukan program baru. Bahkan, kata dia, usulan tersebut sempat masuk dalam prioritas pembangunan pada periode pemerintahan sebelumnya. Namun, seiring pergantian kepemimpinan daerah, realisasi pembangunan sekolah tersebut kembali tertunda hingga kini.

“Permasalahan sekolah baru, khususnya SMA di Kota Sukabumi, itu sangat urgen. DPRD hampir di setiap periode, terutama Komisi III, selalu memprioritaskan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sekolah baru, khususnya di jenjang SMA,” ujar politisi PKS itu.

Ia mengungkapkan, keterbatasan jumlah SMA negeri di Kota Sukabumi, khususnya di Kecamatan Baros, berdampak langsung terhadap akses pendidikan masyarakat. Tidak sedikit siswa yang terpaksa bersekolah ke kecamatan lain dengan jarak tempuh lebih jauh, yang pada akhirnya menambah beban biaya dan waktu bagi orang tua maupun peserta didik.

“Koordinator Komisi III DPRD Kota Sukabumi sudah berkali-kali ke provinsi. Pada saat itu, Pemprov Jawa Barat juga menyatakan sepakat untuk membantu pembangunan SMA di Baros,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa proses realisasi kerap terkendala persoalan teknis, terutama menyangkut ketersediaan dan status lahan. Pemerintah Provinsi, lanjut Wanju, membutuhkan kejelasan apakah lahan akan dihibahkan oleh pemerintah daerah atau disiapkan melalui mekanisme pengadaan tanah.

“Nah, di situ sering mandek. Tanahnya harus jelas dulu, apakah hibah atau pengadaan oleh pemda. Ini yang harus segera dituntaskan kalau memang pembangunan SMA Baros ingin direalisasikan,” tegasnya.

Isu pembangunan SMA negeri di Kecamatan Baros kembali mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Baros untuk perencanaan tahun 2027. Dalam forum tersebut, muncul usulan alokasi anggaran sebesar Rp20 miliar sebagai respons atas kebutuhan riil masyarakat akan sarana pendidikan menengah.

Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan pembangunan SMA di Baros agar tidak berhenti sebatas agenda seremonial. Ia menekankan pentingnya memastikan usulan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Wanju berharap, dengan adanya keseriusan dari pemerintah daerah saat ini, pembangunan SMA megeri di Kecamatan Baros dapat segera terealisasi. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh terus-menerus tertunda akibat persoalan administratif maupun pergantian kebijakan.

Jenal

Leave a Reply

News Feed