Libur Lebaran 2025, Destinasi di Bandung Selatan Dipadati Pengunjung: Kawah Putih, Walini, dan Dusun Stroberi Jadi Primadona Wisatawan

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Kawasan wisata Bandung selatan, Kabupaten Bandung, kembali menunjukkan pesonanya di musim libur panjang Lebaran tahun ini. Tempat-tempat wisata di kawasan ini menikmati lonjakan signifikan jumlah wisatawan jika dibandingkan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru lalu.

Tidak hanya destinasi populer seperti Kawah Putih, tetapi juga tempat-tempat lain seperti Dusun Stroberi serta Pemandian Air Panas Walini dipadati pengunjung baik lokal maupun mancanegara.

Berdasarkan pantauan di lapangan hingga H+5 Lebaran, suasana di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, tampak begitu semarak. Para wisatawan terus berdatangan, seakan tak mau melewatkan keindahan alam yang ditawarkan wilayah ini. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, animo pengunjung menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Site Manager Kawah Putih, Budi Kamal, menjelaskan bahwa rata-rata jumlah pengunjung harian mencapai sekitar 3.000 orang. Mereka mayoritas pengunjung berasal dari luar kota, meskipun wisatawan lokal dan mancanegara juga cukup banyak.

“Kalau dilihat dari statistik, di angka 5.000 pengunjung, kalau tidak salah. Untuk hari ini, diperkirakan sekitar 2.500 orang,” ungkap Budi kepada wartaparahyangan.com saat ditemui di lokasi, Sabtu (5/4/2025).

Budi memaparkan, selain panorama kawah yang sudah menjadi daya tarik utama, kini tersedia juga spot baru bernama Sunrest Sunan Ibu. Dari titik ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan matahari terbit yang memukau di pagi hari. “Kami memprediksi hingga hari Minggu jumlah pengunjung akan terus tinggi. Mudah-mudahan hari Senin juga masih ada lonjakan,” ujarnya penuh harap.

Salah satu pengunjung asal Lampung, Ichan, turut membagikan kesan positifnya. Ia mengaku sangat terkesan dengan keindahan Kawah Putih. “View-nya sangat bagus, dan saya sudah keliling tadi, pemandangannya luar biasa. Rencananya setelah ini kami akan melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung,” ujar Ichan antusias.

Tidak hanya wisatawan domestik, pengunjung mancanegara pun terpikat pesona Bandung selatan. Sam dan Rose, pasangan wisatawan asal Belanda, memuji keindahan Kawah Putih.

“Saya Sam dari Netherland, dan ini Rose juga dari Netherland. Kami tinggal di Amsterdam. Tempat ini sangat cantik. Memang tadi sempat batuk, mungkin karena udara belerang, tetapi tempat ini benar-benar indah. Kami bahkan naik ke puncak untuk melihat pemandangan yang luar biasa,” tutur Sam dengan penuh kekaguman.

Sementara itu, dari sisi pengamanan dan lalu lintas, Danramil 2414/Ciwidey, Kapten Inf Agus Fauzi, memastikan bahwa situasi di kawasan wisata berjalan aman dan kondusif. “Untuk jalur wisata ini sudah menginjak hari kelima. Situasinya aman bagi pengunjung, walaupun tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya. Lalu lintas memang masih padat merayap,” jelas Kapten Agus.

Kapten Agus juga menyebutkan, selama periode libur Lebaran ini, tidak terjadi insiden yang berarti. “Hanya kemacetan biasa, terutama pada hari Jumat kemarin. Namun semua bisa diatasi. Kami dari Koramil Ciwidey menurunkan 15 personel yang berjaga secara bergantian, baik pagi, siang, maupun malam,” katanya.

Tidak hanya di Kawah Putih, peningkatan signifikan pengunjung juga terjadi di Pemandian Air Panas Walini. Kepala Unit Agro Wisata Walini, Budi Rosyadi, menjelaskan bahwa lonjakan pengunjung paling tinggi terjadi pada hari ketiga dan keempat setelah Lebaran.

Para pengunjung yang datang ke objek wisata Walini tampak sedang menikmati berendam di kolam air panas. Foto Lily Setiadarma

“Alhamdulillah, dari sisi pengamanan sudah sangat siap. Mulai dari Soreang sampai Ciwidey, semua jalur terpantau dengan baik. Bahkan, kami juga menyediakan fasilitas P3K dan pengamanan tambahan untuk antisipasi lonjakan pengunjung,” kata Rosyadi.

Ia menambahkan, pada H+3 Lebaran, jumlah pengunjung di Walini diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Meskipun cuaca sempat berubah-ubah antara panas dan hujan, kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

Tidak kalah menarik, Dusun Stroberi pun menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur Lebaran ini. owner Dusun Stroberi, H. Uus Suryana yang diwakili, Supervisor Dusun Stroberi, Sasan Nurdiana, mengatakan bahwa jumlah pengunjung yang datang untuk memetik stroberi sangat menggembirakan.

“Puncaknya terjadi pada H+2 Lebaran, hampir mencapai 1.000 orang yang mencoba memetik stroberi secara langsung,” ucap Sasan.

Di Dusun Stroberi yang terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung para wisatawan bisa memetik langsung buah stroberi. Foto Lily Setiadarma

Menurut Sasan, sensasi memetik buah segar langsung dari kebunnya memberikan pengalaman tersendiri bagi para wisatawan, dan itu menjadi daya tarik Dusun Stroberi. “Strawberry di sini rasanya lebih manis dan segar,” katanya.

Selain itu, di Dusun Stroberi juga tersedia fasilitas cottage bagi pengunjung yang ingin menginap. “Ada 15 unit di bagian depan, 11 unit tambahan di bagian belakang, serta 1 unit aula dengan kapasitas 150 orang untuk keperluan acara,” tambahnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pengelola wisata, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat, Bandung selatan sukses memanfaatkan momentum libur panjang Lebaran 2025 ini. Semua elemen bersinergi demi menghadirkan pengalaman berwisata yang aman, nyaman, serta berkesan bagi para wisatawan.

Melihat tren positif ini, para pelaku pariwisata berharap kunjungan wisatawan akan terus meningkat, tidak hanya selama Lebaran, tetapi juga pada libur-libur lainnya, sehingga sektor pariwisata di kawasan Bandung selatan dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Lily Setiadarma

Leave a Reply