WartaParahyangan.com
CIANJUR – Pemerintah Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur keluar sebagai yang terbaik di Kabupaten Cianjur dalam penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat.
Capaian tersebut diapresiasi Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian. “Saya ucapkan banyak kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan Kelurahan Sawahgede yang sudah menyandang sebagai kelurahan terbaik di tingkat Kabupaten Cianjur,” ujar dr. Wahyu, Senin (3/11/2025).
Ia pun mengungkapkan bahwa Pemkab Cianjur akan mendorong berbagai anggaran untuk program pembangunan di wilayah Kelurahan Sawahgede.
Seperti diketahui, Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan untuk desa dan kelurahan di Jawa Barat yang dinilai berkinerja baik dalam berbagai bidang pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Nama anugerah ini diambil dari Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi), Raja Pajajaran yang dianggap simbol kejayaan dan kearifan, untuk memotivasi semangat gotong royong dan pembangunan di tingkat bawah.
Lurah Sawahgede, Dendi Irawan, mengungkapkan untuk tingkat provinsi, Kelurahan Sawahgede saat ini sedang mengikuti tahapan administrasi, dan mudah-mudahan masuk nominasi 5 besar yang menjadi syarat masuk ke tahap berikutnya.
Dendi menyebutkan, sesuai surat dari DPMD Provinsi Jawa Barat, tahap administrasi dilaksanakan dari tanggal 3-7 November 2025, untuk lanjut ke tahap berikutnya yaitu pemaparan dan kunjungan lapangan.
Bagi Kelurahan Sawahgede, predikat sebagai kelurahan terbaik ini bukan pertama, melainkan sudah yang kedua kali berturut-turut, berkat Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di wilayahnya. “Tahun ini Kelurahan Sawahgede dipersiapkan menuju penilaian Sri Baduga ke tingkat provinsi,” katanya.
Dengan menjadi yang terbaik Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kabupaten Cianjur, kata Dendi, Kelurahan Sawahgede mendapatkan program pembangunan yang bernilai sekitar Rp1 milyar dari Pemprov Jawa Barat.
“Melalui penilaian Anugerah Gapura Sri Baduga ini mudah-mudahan kami dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Cianjur,” katanya.
Asep R. Rasyid

















