WartaParahyangan.com
BANDUNG – Jalan Jenderal Sudirman ruas Soreang–Ciputih kini ramai. Sejak video Monumen Helikopter TNI AD dan Tank Baja di wilayah Sadu, Soreang, viral di medsos, arus pengunjung terus naik setiap malam.
Dulu kawasan tersebut sepi. Sekarang suasananya hidup. Lapak-lapak pedagang dadakan mulai bermunculan melayani wisatawan yang mampir sekadar foto-foto.
Daya Tarik Lintas Usia
Kaum muda jadi yang paling banyak bikin konten. Bahkan Kamis (11/6/2026) petang seusai kerja, warga masih nongkrong dan selfie di depan monumen.
Yang paling bikin heboh, beberapa waktu lalu ada rombongan “emak-emak” kompak pakai celana loreng mirip seragam TNI. Mereka asik bikin video bareng di depan helikopter. Pemandangan itu jadi ciri khas baru spot militer ikonik Soreang.

Simbol Kebanggaan Warga
Hj. Widy, warga Soreang, menyebut monumen ini sekarang jadi penanda identitas kawasan. “Pak Letjen TNI Iwan Setiawan ini memang perhatian untuk warga Soreang sampai menghadirkan Tank Baja dan Heli,” ujar Widy.
Sebelumnya, kata Widy, Letjen TNI Iwan Setiawan membangun patung Jenderal Sudirman.
“Terima kasih Pak Jenderal sudah peduli untuk warga Kabupaten Bandung terutama warga Soreang. Kami bangga dan tidak hanya mengenal dari sejarah, kini hadir sebagai ikon Kabupaten Bandung dan ini menjadi kebanggaan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (12/6/2026).
Bagi warga Soreang, Monumen Heli dan Tank Baja bukan cuma spot foto. Tapi simbol kebanggaan sekaligus bukti perhatian untuk Bandung selatan.
Lily Setiadarma











