Pelatihan Digitalisasi Pelaku UMKM, Kadis Kumindag Kota Sukabumi Sebut Penjualan Produk Melalui Medsos Jadi Kebutuhan

WartaParahyangan.com

‎KOTA SUKABUMI – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Olga Pragosta, menegaskan pentingnya pelaku UMKM menguasai digitalisasi agar mampu bersaing di era pemasaran modern.

‎Hal itu disampaikan Olga Pragosta saat menghadiri kegiatan pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM, bekerja sama dengan Komdigi, yang digelar di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis (6/11/2025).

‎Menurut Olga, kemampuan mengelola promosi dan penjualan melalui media sosial kini menjadi kebutuhan dasar bagi pelaku usaha, termasuk UMKM.

‎”Penjualan lewat media sosial cukup tinggi. Omzet dari penjualan online bahkan lebih besar dibandingkan dengan penjualan di lapangan riil. Karena itu pelatihan seperti ini sangat membantu UMKM untuk meningkatkan potensi pendapatan mereka,” ujarnya.

‎Ia juga meyakini melalui penguasaan teknologi, pelaku UMKM bisa memperluas jangkauan pasar tanpa batas wilayah.

‎”Ketika mereka aktif di media sosial, produk mereka tidak hanya dikenal di sekitar Kota Sukabumi, tapi juga bisa dilihat masyarakat luas di berbagai daerah. Ini membuka peluang pasar yang jauh lebih besar,” jelasnya.

‎Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dengan XL Axiata melalui program Sahabat UMKM yang berfokus pada peningkatan literasi digital. Olga mengapresiasi langkah ini dan berharap semakin banyak pihak swasta yang ikut terlibat.

‎”Saya berharap provider-provider lain pun ikut membantu pengembangan UMKM di Kota Sukabumi. UMKM adalah tulang punggung keluarga sekaligus penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

‎Olga menuturkan, Diskumindag berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pelatihan dan pendampingan agar pelaku UMKM tidak tertinggal dalam transformasi digital.

‎Ke depan, pihaknya berencana memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan, komunitas wirausaha, dan sektor swasta untuk memperkuat ekosistem UMKM digital di Kota Sukabumi.

‎Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang tangguh dan inovatif. “Dengan sinergi yang baik, kita bisa menciptakan UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat di pasar digital,” katanya.

Jenal

News Feed