WartaParahyangan.com
SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar berbagai aksi sosial dalam kegiatan Touring Ngabumi Sesion 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi yang dilaksanakan, Sabtu (25/5/2025).
Kegiatan yang dipimpin Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dan jajaran Forkopimda serta Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman itu dimulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar, dan berakhir di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Sebelum perjalanan dimulai, Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan ruas jalan Pangleseran-Cibatu, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. Di desa ini Bupati juga menyerahkan berbagai bantuan sembako dan santunan kepada anak yatim.
Selama perjalanan yang menempuh jarak sekitar 96 km, Bupati Sukabumi bersama rombongan berhenti di sejumlah titik. Di setiap pemberhentiannya, Asep Japar bersama Wabup Andreas memberikan bantuan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.
Di Kecamatan Jampangtengah misalnya, Asep Japar dan Andreas berhenti di alun-alun setempat untuk memberikan bantuan sembako, santunan, khitanan massal, hingga pelayanan administrasi bagi masyarakat.

Di pemberhentian kedua yang berlokasi di sekitar Masjid Birrul Walidain, Kecamatan Lengkong, Bupati Sukabumi melakukan peletakan batu pertama berbagai tanda dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih hingga rumah marbot dan imam masjid.
Di wilayah tersebut juga disalurkan berbagai santunan, khitanan massal, hingga pelayanan untuk masyarakat.
Tak hanya sampai di situ, di Jampangkulon yang merupakan pemberhentian ketiga, Asep Japar meresmikan satu rumah hasil renovasi dari rumah tidak layak huni (rutilahu), dan juga meresmikan sistem penyediaan air minum serta menyerahkan berbagai bantuan sosial.
Di pemberhentian ke empat, rombongan meninjau beberapa sekolah di sekitar Kecamatan Surade, di antaranya SDN 3 Surade yang berbasis kearifan budaya lokal. Selain itu, juga menyerahkan berbagai bantuan seperti di pemberhentian sebelumnya.
Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 ini pun, tidak hanya berbagi saja. Namun juga mempromosikan tempat wisata seperti di Kecamatan Surade, rombongan yang diikuti Forkopimda menuju ke Curug Luhur. Curug yang indah tersebut, menjadi salah satu ikon pariwisata di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap.

Usai menikmati keindahan curug, para peserta touring mengakhiri perjalanan dan menikmati keindahan Pantai Ujunggenteng.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, kegiatan touring ini memiliki dua agenda besar yakni mengenalkan potensi pariwisata dan budaya daerah, serta memberikan berbagai layanan bagi masyarakat.
“Selama perjalanan kami berhenti di beberapa tempat, sehingga selama perjalanan ada kegiatan peresmian jalan, peletakan batu pertama pembangunan sarana publik, peresmian rumah hasil renovasi rutilahu, dan pelayanan publik lainnya,” ujar Asep Japar.
Karena itu, Asep Japar berharap kegiatan touring kali ini berdampak positif bagi semuanya, terutama dalam memberikan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
“Melalui kegiatan ini, mari kita jaga terus kekompakan dan semangat persaudaraan,” ajak Bupati Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Panitia Acara, H. Ali Iskandar, mengatakan kegiatan touring kali ini diisi berbagai kegiatan positif, baik di hari pertama maupun hari kedua.
“Hari pertama ini kita berangkat dari UPT Benglat yang berlokasi di Pangleseran, Kecamatan Cikembar menuju Ujunggenteng. Di setiap pemberhentian, kita melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Sementara besoknya, ada festival budaya hingga bersih-bersih pantai,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Parakanlima, Mirwanda Yamami, mengaku berbahagia di momen Touring Ngabumi Sesion 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi. Pasalnya, di momen itu, ruas Jalan Pangleseran-Cibatu telah diresmikan dan dapat diakses masyarakat.
“Terima kasih Pak Bupati telah merealisasikan perbaikan jalan ini, sehingga aktifitas warga kembali lancar setelah jalan selesai dicor,” katanya.
Ujang S. Chandra

















