Peringati Hari Santri Nasional 2026, Pemcam Ciwidey Gelar Istighosah dan Santuni 40 Anak Yatim

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar syukuran dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Kamis (29/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Ciwidey, Jalan Raya Lebakmuncang No. 1, Ciwidey.

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut diisi dengan istighosah, santunan kepada sekitar 40 anak yatim, serta talkshow mengenai sejarah Resolusi Jihad yang melatarbelakangi lahirnya peringatan Hari Santri Nasional.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Ciwidey, Nardi Sunardi, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk syukur sekaligus momentum untuk mendoakan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan bagi pemerintah serta masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya Kecamatan Ciwidey.

Menurut Nardi, kegiatan yang semula direncanakan berupa upacara peringatan Hari Santri Nasional di tingkat kecamatan akhirnya dikemas menjadi syukuran dan doa bersama setelah upacara dilaksanakan di tingkat Kabupaten Bandung.

“Melalui istighosah ini, kita mendoakan para santri dan ulama yang telah berjuang untuk kemerdekaan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita juga berharap para penerus perjuangan dapat terus berkontribusi bagi bangsa dan masyarakat,” ujarnya.

Nardi juga menyebutkan, santunan kepada sekitar 40 anak yatim merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. Menurutnya, tanggung jawab sosial tidak hanya berada di tangan pemerintah kabupaten, tetapi juga menjadi perhatian pemerintah kecamatan dan desa.

Ia berharap peringatan Hari Santri dapat mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat para santri untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berpegang teguh pada syariat Islam.

Sementara itu, Sekretaris PC Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung, KH. Imron Rosyadi, S.Ag., didampingi KH. Dindin Awaludin, M.Pd., menegaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para ulama dan santri dalam mengisi serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia mengajak para santri untuk terus berjuang demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung dan Kecamatan Ciwidey.

Ia juga mendorong keluarga untuk memberikan pendidikan agama kepada anak-anak melalui pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan agar generasi muda mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Semangat perjuangan para santri harus terus dilanjutkan melalui kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara,” katanya.

Ketua Panitia Hari Santri Nasional Tingkat Kecamatan Ciwidey 2026, Diki Darmansyah, S.IP., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut melibatkan unsur NU, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Urusan Agama (KUA) Ciwidey, serta pimpinan pondok pesantren.

Diki berharap peringatan Hari Santri dapat memperkuat persatuan, kebersamaan, dan solidaritas antarsantri di wilayah Kecamatan Ciwidey sehingga semakin maju dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemcam Ciwidey berharap nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para ulama serta santri terus diwariskan kepada generasi penerus demi mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Lily Setiadarma

Leave a Reply