SD Sindangjaya Kembangkan Pembelajaran Beternak Ayam Bangkok

Foto: Ilustrasi/youtube

Warta Parahyangan.com

Cianjur – Belum dilaksanakannya kembali pembelajaran secara tatap muka, bukan berarti nilai nilai silaturahmi dan kebersamaan di SDN SIndangjaya, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung- Cianjur, terputus. Dalam hal ini, pihak sekolah terus menjalin komunikasi dengan siswa melalui pembelajaran beternak sejak dini.

Aep Saepudin

Menurut Kepala SDN Sindangjaya, Aep Saepudin kepada wartaparahyangan.com, Kamis ( 21 /11) bahwa dengan cara itu hubungan atau komunikasi antara pihak sekokah dengan para orang tua dan murid bisa tetap terjalin dengan baik.

“Sekalipun tidak belajar secara tatap muka namun hubungan pihak sekokah dan mereka (orang tua dan murid- Red) bisa terjalin dengan baik,” kata Aep Saepudin.

Dijelaskannya, cara yang dilaksanakan dengan memberi pembelajaran tambahan antara lain berupa cara beternak sejak dini dalam situasi covid 19 ini.

“Dalam program tersebut orang tua murid bersama anaknya kita undang ke sekolah. Setelah itu kita tawari untuk pengembangan ternak sejak dini. Akan tetapi hal itu tidak memaksa,” ujarnya.

Bahwa dengan beternak, kata  Aep Saepudin, banyak orang tua yang ikut andil dalam pengembangan pembelajaran beternak sejak dini ini. Ternak yang dipilih pun adalah ayam bangkok yang memiliki harga relatif mahal. ” Ada murid yang dalam setahun bisa menghasilkan sampai 500 ribu dari beternaknya itu. Dan ini belajar yang juga bisa menghasilkan,” kata Aep Saepudin.

Wawan Kusmiran