WartaParahyangan.com
BANDUNG – SMP Negeri 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan class meeting bertajuk Olimpiade Mini Sekolah dengan tema “Tunjukkan Semangatmu, Berjuang untuk Kelasmu”.
Kegiatan yang dijadwalkan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 15–18 Desember 2025 itu dipusatkan di lapang serbaguna dan sula SMPN 1 Ciwidey yang berlokasi di Jalan Babakan Tiga No.70, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penutup semester yang paling dinanti para siswa. Setelah siswa menyelesaikan rangkaian Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), sekolah memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan bakat, minat, serta semangat kompetisi.
Bagi sekolah, hal itu juga sebagai momentum untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, serta kolaborasi antarkelas.

Kepala SMPN 1 Ciwidey, Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., mengungkapkan sekolah merancang class meeting sebagai program resmi. Kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas dan terukur.
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan untuk mengisi waktu tenang setelah anak-anak mengikuti PSAS. Program ini kami kemas dalam bentuk class meeting atau olimpiade mini antarkelas,” ujar Ahmad Rohman kepada wartaparahyangan.com saat ditemui di kantornya , Senin (15/12/2025).
Dalam kegiatan itu dipertandingkan sejumlah cabang lomba, mulai dari bola voli, bola basket, senam, hingga berbagai olahraga dan permainan tradisional. Melalui perlombaan tersebut, sekolah aktif mencari potensi siswa sejak dini. “Kami ingin menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya dapat kami persiapkan untuk ajang O2SN baik di tingkat gugus maupun kabupaten,” katanya.
Ahmad Rohman juga menyampaikan bahwa SMPN 1 Ciwidey secara konsisten mengelola English Club dan program pengayaan untuk siswa kelas IX. Program ini bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Kami juga menjalankan grup matematika. Untuk bidang olahraga, kami melaksanakan latihan rutin setiap Rabu sampai Jumat, seperti voli, basket, pencak silat, dan karate,” jelasnya. Saat ini, SMPN 1 Ciwidey memiliki 36 rombongan belajar dengan jumlah siswa 1.271 orang.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Supargiana, S.Pd., menjelaskan bahwa panitia menyusun perlombaan secara bertahap agar seluruh cabang berjalan optimal. “Saat ini kami melaksanakan balok estafet dan mini basket. Setelah babak penyisihan selesai, kami menggunakan satu lapangan penuh,” ungkapnya.
Supargiana juga menyebutkan berbagai perlombaan, antara lain voli, basket, estafet, bulu tangkis, senam, dan lomba ranking satu. Untuk lomba ranking satu, panitia menguji lima mata pelajaran dengan sistem eliminasi. “Peserta yang menjawab salah langsung tereliminasi sampai tersisa satu juara,” jelasnya.
“Juara ranking satu kami siapkan untuk Olimpiade Sains Nasional. Balok estafet, basket, voli, dan senam kami arahkan ke O2SN hingga tingkat kabupaten,” sambungnya.

Pembina English Club, Tiara Depianti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan X-School tetap berlangsung meski sekolah mendekati masa libur. “English Club kami laksanakan seminggu sekali. Hari ini menjadi pertemuan terakhir sebelum libur,” ujar Tiara.
Kegiatan tersebut, kata Tiara, biasanya berlangsung di laboratorium IPA atau ruang kelas kosong dengan materi speaking, writing, reading, dan listening. “Kami melatih listening melalui lagu dan film berbahasa Inggris,” katanya.
Antusiasme siswa tampak jelas sepanjang kegiatan. Raisa Nur Fauziah, siswi kelas IX G cabang voli, mengaku menikmati suasana kompetisi. “Saya senang karena bisa bermain bersama teman-teman dan melatih kekompakan,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Hanindya Namira, siswi kelas IX H cabang bulu tangkis. “Seru karena bisa bertanding dengan teman dari kelas lain. Kegiatan ini juga menjadi ajang pencarian untuk O2SN,” katanya.
Lily Setiadarma











