WartaParahyangan.com
CIANJUR — Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Pasirkuda Sodikman menilai kedudukan Metty Triantika sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cianjur yang menjadi anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan modal untuk memimpin dan memperkuat koordinasi Partai Golkar di daerah tersebut.
“Idealnya, kepemimpinan DPD Golkar Cianjur dipegang kader yang menjabat kepala daerah atau ketua DPRD karena pengalaman dan kedudukannya dapat memudahkan komunikasi serta koordinasi,” kata Sodikman di Cianjur, Jumat (23/10/2026).
Menurut dia, apabila tidak ada kader yang menjabat kepala daerah, kader yang menjadi ketua DPRD layak menjadi pilihan untuk memimpin partai. Pandangan itu menjadi salah satu pertimbangannya mendukung Metty dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Cianjur mendatang.
Ia menilai pengalaman Metty dalam menjalankan fungsi legislatif dan berkomunikasi dengan unsur pimpinan daerah dapat menunjang kepemimpinannya dalam membangun partai.
Koordinasi Strategis
Ketua DPRD merupakan anggota Forkopimda kabupaten/kota, bersama pimpinan kepolisian, kejaksaan, dan satuan teritorial TNI. Forum tersebut diketuai kepala daerah untuk menunjang kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum.

Sodikman menilai pengalaman berkomunikasi dalam forum tersebut memberikan bekal bagi Metty untuk memahami persoalan daerah serta membangun hubungan kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menurut dia, pengalaman itu dapat membantu partai memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme kelembagaan sekaligus memperkuat hubungan pengurus dengan kader di tingkat kecamatan dan desa.
“Kami mendukung Ibu Metty Triantika dan sependapat dengan Pak Jejen bahwa Musda harus memperkuat persaudaraan serta menyatukan seluruh kader agar Golkar Cianjur semakin solid menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Dukungan kepada Metty juga disampaikan Juru Bicara PK pendukung Metty, Jejen Santika, yang merupakan Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Agrabinta.
Jejen menilai pengalaman Metty di lembaga legislatif, kepengurusan partai, dan organisasi kemasyarakatan menjadi bekal untuk memperkuat konsolidasi Golkar Cianjur.

“Ibu Metty adalah kader yang kami yakini mampu membawa Golkar semakin kuat dan menuju kemenangan. Pengalaman serta rekam jejaknya menjadi dasar keyakinan kami,” kata Jejen.
Ia menyebut kiprah Metty sebagai Ketua Umum GPPK Kosgoro 1957, Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Jawa Barat, dan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat sebagai pertimbangan dalam memberikan dukungan.
Selain pengalaman organisasi, Jejen menilai rekam jejak pendidikan Metty turut memperkuat keyakinannya terhadap kapasitas kepemimpinan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur tersebut. Jejen menegaskan sedikitnya 27 PK Golkar se-Kabupaten Cianjur telah menyepakati dukungan kepada Metty.
Soliditas Kader
Jejen mengatakan para pendukung menyiapkan istigasah dan doa bersama menjelang Musda untuk mendoakan kelancaran acara sekaligus memperkuat persaudaraan antarkader.
“Kami berharap Musda Cianjur melahirkan kepemimpinan yang solid, sehingga seluruh kader bisa bersatu menghadapi Pemilu 2029 bersama Ibu Metty Triantika,” ujarnya.
Menurut dia, perbedaan pandangan menjelang Musda merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi dengan tetap menjaga persatuan dan menaati aturan partai.

“Golkar adalah partai modern. Dinamika merupakan hal biasa, tetapi pada akhirnya kita harus tetap taat pada konstitusi partai serta kebijakan DPP dan DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Sebelumnya, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Karangtengah Ade Bunyamin menyampaikan keyakinannya bahwa Metty mampu memenangi pemilihan ketua dalam Musda Golkar Cianjur.
Ade juga menyerukan perbaikan dan perubahan dalam kepemimpinan partai serta mengingatkan agar Musda berlangsung sesuai aturan organisasi, tanpa pelanggaran maupun pemaksaan kehendak.
Jejen berharap seluruh kader menjaga kebersamaan agar pergantian kepemimpinan dapat memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik berikutnya.
“Sudah saatnya kita berdoa bersama untuk kebaikan ini, untuk kelancaran Musda, persatuan kader, dan masa depan Golkar di Cianjur,” kata Jejen.
Asep R. Rasyid











