WartaParahyangan.com
BANDUNG – SMPN 1 Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara SMPN 1 Ciwidey ini diikuti 1.372 siswa. Seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan meneladani akhlak Rasulullah, semoga kita dapat mencontoh sifat dan akhlaknya bagi generasi muda.” Tema tersebut menjadi landasan sekolah dalam mendorong siswa mengenal sekaligus menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah menghadirkan Al-Ustadz Mohammad Wahyu Bagja (AA), Pimpinan Majelis Nuurul Musthofa Hasan Bin Tsaabit Ciwidey–Bandung, sebagai penceramah.

Sebelum Tabligh Akbar, SMPN 1 Ciwidey menggelar rangkaian lomba keagamaan pada Kamis (10/9/2026). Lima mata lomba dipertandingkan, yakni Pidato, Kaligrafi, MTQ, MHQ, dan Poster Digital Islami. Panitia membagi peserta dalam kategori putra dan putri. Siswa kelas 7 hingga kelas 9 ikut ambil bagian dalam berbagai perlombaan tersebut.
Wakasek Bidang Humas SMPN 1 Ciwidey H. Aef Saefulloh, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan seluruh siswa mengikuti puncak peringatan Maulid Nabi.
“Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diikuti 1.372 siswa. Seluruhnya, alhamdulillah, hadir di lapangan upacara SMPN 1 Ciwidey,” kata Aef.
Menurut Aef, kegiatan tersebut berlangsung rutin setiap tahun melalui kerja sama bidang kesiswaan dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Sekolah berharap momentum Maulid Nabi dapat memberi dampak positif terhadap karakter siswa.

Aef menyebut empat sifat Rasulullah menjadi nilai yang perlu siswa pahami dan terapkan: Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah.
“Pertama, Shiddiq, agar siswa memiliki jiwa yang jujur. Kedua, Amanah, agar siswa dapat dipercaya. Ketiga adalah Tabligh, yaitu dapat menyampaikan, dan keempat adalah Fathonah, agar menjadi anak yang cerdas dan pintar sebagai harapan bangsa, negara, dan keluarga,” ujarnya.
Ketua Panitia Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW Iwan Hermawan, S.Pd.I., menjelaskan Tabligh Akbar menjadi puncak seluruh rangkaian kegiatan. “Kegiatan hari ini adalah kegiatan puncak dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan rencana program dari sekolah,” kata Iwan.
Pada puncak acara, panitia juga menampilkan para juara lomba keagamaan sebelum memasuki agenda Tabligh Akbar. Menurut Iwan, tujuan utama peringatan ini adalah mendorong siswa mencontoh akhlak Rasulullah SAW untuk diterapkan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Ketua OSIS SMPN 1 Ciwidey Maulinda Nur Ajizah mengapresiasi keterlibatan siswa. “Saya sangat mengapresiasi karena seluruh siswa dapat berpartisipasi mengikuti serta menonton kegiatan di acara Maulid Nabi ini. Untuk lomba PAI kemarin, bisa dibilang 99 persen siswa ikut,” ujarnya.

Al-Ustadz Mohammad Wahyu Bagja (AA) menilai kegiatan Maulid Nabi di lingkungan sekolah memiliki nilai penting bagi pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus dan luar biasa untuk mendidik sekaligus menanamkan rasa cinta anak-anak kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Tujuannya agar mereka mengenal lebih jauh sosok suri teladan yang baik, hebat, dan mulia,” ujar Wahyu.
Dalam tausiyahnya, Wahyu juga menyampaikan materi mengenai keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW serta mengingatkan generasi muda agar menjauhi pergaulan bebas.
Dengan rangkaian tersebut, SMPN 1 Ciwidey berharap nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat semakin dekat dengan kehidupan siswa, serta mendorong terbangunnya sikap jujur, amanah, komunikatif, dan cerdas sebagai bagian dari pembentukan generasi muda.
Lily Setiadarma

















