Tokoh Pendidikan Wawan Wardana Sebut Efisiensi Anggaran Dikhawatirkan Mengganggu Kelancaran Proses Pendidikan di Kabupaten Bandung

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Tokoh pendidikan yang juga Kepala SDN Cijeruk, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Wawan Wardana, S.Pd., mengungkapkan kekhawatiran tentang anggaran pendidikan yang semakin minim.

Ia mengatakan bahwa kegiatan pendidikan di Kabupaten Bandung terancam tidak dapat dilaksanakan karena adanya efisiensi anggaran yang diperintahkan dari pusat ke daerah.

Wawan mencontohkan dana BOS tahun 2026 tidak sama dengan pelaksanaan 2025 karena ada efisiensi anggaran yang diperintahkan dari pusat ke daerah.

“Misalnya mamin, di BOS dulu ada alokasinya, sekarang tidak ada, transpor dulu boleh sekarang tidak, perjalanan dinas juga sekarang tidak ada. Hal ini menjadi dilema bagi kepala sekolah. Di satu sisi kepala sekolah harus melaksanakan kegiatan, tapi anggaran yang harus dikeluarkan itu minim sekali, sehingga harus berpikir keras,” kata Wawan Wardana kepada wartaparahyangan.com saat ditemui di SDN Sukawening, Kamis (5/2/2026).

Para kepala sekolah dan operator SD se Kecamatan Ciwidey saat mengikuti rapat rutin di SDN Sukawening, Kecamatan Ciwidey. Foto Lily Setiadarma

Ia menyarankan agar kegiatan pendidikan dapat dilaksanakan dengan efisien, seperti menggunakan metode daring atau menunjuk sekolah yang memiliki kompetensi untuk mewakili tingkat kabupaten.

Wawan juga meminta pemerintah pusat untuk memperhatikan anggaran pendidikan dan membuat kebijakan yang berpihak kepada bawah.

“Harapan saya karena pendidikan ini menyangkut masa depan bangsa mohon kepada pemerintah yang di pusat itu diperhatikan yang sungguh-sungguh, kebijakan-kebijakannya harus selalu berpihak ke bawah,” katanya.

Lily Setiadarma

Leave a Reply