WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ir. Iswara, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Hal itu disampaikan Iswara saat mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup kepada legiun veteran serta Pemuda Panca Marga dari Kabupaten dan Kota Sukabumi, di Hotel Tamansari, Kota Sukabumi, Kamis (28/8/2025).
Iswara menekankan bahwa isu lingkungan hidup merupakan persoalan yang tidak pernah ada habisnya. ”Lingkungan hidup adalah cerita never ending story. Saya titip kepada PPM untuk ikut aktif menjaga dan melestarikan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Iswara, salah satu langkah nyata adalah mengubah pola hidup, terutama dalam pengelolaan sampah. Masyarakat didorong untuk mengurangi sampah sulit terurai dan lebih kreatif mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomis.
Iswara juga mengingatkan bahwa urusan lingkungan hidup menjadi kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, regulasi di tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan aturan nasional.
Ia mengungkapkan, rata-rata setiap orang di Jawa Barat menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari. Dengan jumlah penduduk Jabar mencapai 50,4 juta jiwa, persoalan sampah semakin kompleks dan kini sebagian penanganannya ditarik ke pusat.
”Di Jabar sekarang ada 20 TPA. Kita juga membangun tempat pembuangan dan pengolahan sampah terpadu, mulai dari Nambo Bogor, Purwakarta, Bekasi, hingga Karawang. Berikutnya di Sarimukti Priangan dan Legoknangka yang sudah ditenderkan dengan perusahaan Jepang dan ditargetkan beroperasi pada 2028,” jelasnya.
Jenal