Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Feri Sri Astrina Sulap Reses Jadi Ruang Dialog Bersama Warga

WartaParahyangan.com

KOTA SUKABUMI – Suasana Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Feri Sri Astrina di Kampung Salakaso, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Selasa (26/5/2026), berlangsung penuh interaksi.

Warga dari berbagai lingkungan menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, mulai dari kebersihan lingkungan, penerangan jalan, hingga sulitnya mencari pekerjaan.

Dalam kegiatan yang juga diisi edukasi lingkungan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dan Komunitas Restu Bumi itu, masyarakat diajak memahami pentingnya pengurangan sampah sejak dari rumah melalui pemilahan sampah organik dan nonorganik.

Langkah sederhana itu dinilai Feri dapat membantu mengurangi persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan di lingkungan permukiman. Apalagi persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kesadaran warga menjadi kunci. Kalau lingkungan bersih dimulai dari rumah masing-masing, dampaknya akan terasa untuk seluruh wilayah,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Feri berencana menggulirkan kegiatan berbasis partisipasi masyarakat berupa lomba pengelolaan lingkungan antarwilayah di Kecamatan Lembursitu. Program tersebut disiapkan untuk memacu kreativitas warga dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah secara mandiri.

Ia menyebutkan, kegiatan itu nantinya akan disertai hadiah pembinaan dengan total jutaan rupiah yang akan diumumkan pada momentum peringatan HUT Partai Golkar.

Selain masalah lingkungan, warga juga meminta perhatian terhadap kondisi penerangan jalan umum yang dinilai masih kurang di beberapa titik permukiman, kebutuhan lapangan pekerjaan dan pelayanan air bersih.

Menurut Feri, seluruh aspirasi masyarakat akan dikomunikasikan dengan perangkat daerah terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan prioritas warga.

“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung persoalan masyarakat. Semua masukan tentu akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan maupun koordinasi dengan dinas terkait,” katanya.

Jenal