WartaParahyangan.com
KOTA SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyatakan kesiapannya untuk menekan angka stunting hingga titik terendah yaitu dalam hitungan nol persen.
Hal itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Senin (3/11/2025).
Hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, Kia Plorita, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Dr. Ribra Ciptaning, Ibu Suyud (istri mantan Wali Kota Sukabumi), para camat dan lurah, serta para kader PKK.

Adapun peserta yang hadir pada kegiatan kali ini berasal dari beberapa daerah yakni Bogor, Bekasi, Depok, Cirebon dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar bazar makanan dari UMKM Kota Sukabumi serta pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat.
Menurut Wali Kota, angka stunting di Kota Sukabumi harus nol persen. “Secara khusus saya minta kepada RSUD R. Syamsudin S.H bekerja lebih keras lagi untuk mengentaskannya,” kata Ayep Zaki.
Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah mengatakan, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 menjadi ajang untuk meningkatkan kontribusi PKK di tengah masyarakat khususnya dalam pengentasan stunting.

Dia menambahkan, Ribka Tjiptaning itu sebagai sosok perempuan inspiratif. Dia banyak memberikan masukan dan ide-ide segar untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi PKK ke depan.
”Kami memberikan apresiasi kepada beliau yang sedari dulu banyak memotivasi PKK agar terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pada bagian lain dia mengatakan, isu tentang masih tingginya angka kekerasan pada perempuan dan anak menjadi salah satu pokok bahasan dalam acara tersebut.
”Kita akan terus mengedukasi masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai benteng pertama terhadap kemungkinan terjadinya kasus kekerasan pada kaum rentan perempuan dan anak,” tegasnya.
Jenal











