WartaParahyangan.com
CIANJUR – Masyarakat yang tinggal di Kampung Pangkalan, Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, kini tak harus datang ke sungai untuk urusan mandi, cuci dan kakus (MCK). Sebab Pemerintah (Pemkab) Cianjur telah membangun 2 unit MCK permanen di kampung tersebut.
Ke 2 unit MCK itu diresmikan Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, di sela-sela kegiatan Rembug Warga yang digelar di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Salasa (21/10/2025). MCK ini dibangun sebagai salah satu upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Fasilitas ini dibangun untuk kenyamanan bersama. Saya harap warga bisa menjaga dan merawatnya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pesan Bupati Cianjur saat berdialog dengan sejumlah emak-emak di Kampung Pangkalan.
Emak-emak pun tampak bahagia dengan dibangunnya MCK tersebut, dan mereka menyampaikan terima kasih kepada Bupati Cianjur. “Terima kasih Pa Bupati. Insyaallah kami akan merawatnya dengan baik,” ujar salah seorang emak-emak.
Dalam kegiatan Rembug Warga di desa tersebut, Bupati Cianjur yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur, dr. Najmah Nur Islami, bersama jajaran perangkat daerah terkait, tak hanya meresmikan MCK, tapi juga menyerap aspirasi warga dan melaksanakan sejumlah kegiatan yang dibutuhkan masyarakat setempat.
Karena memang Rambut Warga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah, sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan warga.
Pada kesempatan itu, Bupati Cianjur menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan penggunaan anggaran agar setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita ingin setiap program yang dikeluarkan dari anggaran daerah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semua program harus tepat sasaran, efektif, dan membawa manfaat besar bagi kesejahteraan warga,” ujar dr. Wahyu.
Selain berdialog dan meresmikan MCK, dalam kegiatan Rembug Warga tersebut dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis serta renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) dan pemberian bantuan sembako kepada para lansia.
Juga dihadirkan layanan administrasi kependudukan secara langsung agar masyarakat di wilayah pedesaan dapat lebih mudah mengakses pelayanan publik tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
Diharapkan program Rembug Warga ini dapat menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Cianjur untuk terus hadir dan bekerja nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Asep R. Rasyid











