WartaParahyangan.com
BANDUNG – Panitia Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jelegong menggelar pemungutan suara unsur keterwakilan perempuan periode 2026–2034 di GOR Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (19/7/2026).
Sejak pagi warga datang dengan antusias untuk menggunakan hak pilih dan mengawal jalannya demokrasi desa.
Usai pemungutan, panitia langsung menghitung surat suara. Dari 113 suara sah, Yeti Yumyati memimpin dengan 33 suara. Yuliani dan Neneng Hasanah menyusul dengan perolehan sama, masing-masing 29 suara.
Proses pemilihan berlangsung aman dan tertib. Pengawasan dilakukan perangkat desa, tokoh masyarakat, panitia, serta tim monitoring dari Kecamatan Rancaekek.
Sekretaris Panitia, Pathan S.Pd., yang mewakili Ketua Panitia Drs. Tetep Zaenal Abidin, mengapresiasi partisipasi warga.
“Saya sangat terharu. Baik pemilih DPT maupun tamu undangan hadir dengan antusias. Kehadiran mereka membuat panitia semakin semangat. Alhamdulillah, semua tahapan berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya.

Ia berharap kelancaran yang sama terjadi pada tahapan terakhir di Dusun 5 Hilir. Ia juga mengingatkan calon terpilih untuk menjaga kepercayaan. “Pemilihan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian kepada Desa Jelegong,” katanya.
Ketua BPD Desa Jelegong, Drs. H. Wawan Hermawan, turut mengapresiasi warga yang menjaga kondusivitas.
“Alhamdulillah, pengisian anggota BPD keterwakilan perempuan berjalan lancar, sukses, dan tanpa ekses. Selamat kepada yang mendapat amanah. Kita harus terus berusaha menjadi pribadi yang baik,” katanya.
Wawan juga mengajak seluruh calon tetap bersatu membangun desa. “Selamat juga untuk calon yang belum berkesempatan. Mari terus memberikan aspirasi, mengawal pembangunan, dan mendampingi pemerintah desa agar Jelegong semakin maju dan mandiri,” ujarnya.
Menurut Wawan, keterwakilan perempuan penting untuk pembangunan. “Negara mendorong kesetaraan gender sesuai UUD 1945 Pasal 27 Ayat 1. Perempuan harus mandiri, memiliki kesempatan sama, dan berkontribusi sejajar dengan laki-laki,” jelasnya.
Yuliani, salah satu calon peraih suara terbanyak, menyampaikan terima kasih kepada warga. “Saya ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang memberi kepercayaan. Insya Allah saya jalankan amanah ini sebaik-baiknya untuk memajukan Desa Jelegong,” ungkapnya.
Peraih suara tertinggi, Yeti Yumyati, juga bersyukur. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang memilih saya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini. Saya akan bekerja maksimal memperjuangkan aspirasi, khususnya kaum perempuan,” katanya.

Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani, mengapresiasi partisipasi warga. Ia berharap BPD terpilih bersinergi dengan pemerintah desa.
“Lima calon adalah putri terbaik Desa Jelegong. Kita hormati hasilnya. Mari jaga persatuan dan bersama memajukan desa yang kita cintai,” ujarnya.
Penata Kebijakan dan Teknis Kecamatan Rancaekek, Abdul Kohar S.Sos., yang mewakili Camat dalam tim monitoring, memastikan tahapan sesuai ketentuan.
“Panitia menjalankan tugas dengan baik. Lima calon mengikuti proses secara tertib hingga terpilih tiga perwakilan. Kami berharap mereka mampu menyerap aspirasi dan mendukung pembangunan Desa Jelegong,” ujarnya.
Ia mengajak warga tetap berkolaborasi pascapemilihan. “Perbedaan pilihan bagian dari demokrasi. Sekarang saatnya bersatu mendukung program pembangunan Desa Jelegong,” kata Abdul Kohar.
Tokoh masyarakat Desa Jelegong, Teti Rohaeti, menutup dengan ucapan selamat. “Selamat kepada para srikandi Desa Jelegong. Semoga menjaga amanah, bekerja penuh tanggung jawab, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lily Setiadarma

















