WartaParahyangan.com
SUKABUMI – Kalau memang sudah menjadi suratan dari AtasNYA, siapapun tidak bisa menepis kepastian takdir. Itulah Ganjar Anugrah, salah satu pejabat Administrator terbaik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sukabumi).
Ganjar, pada Kamis (1/4/2026) di Aula Sekretariat Daerah setempat, dilantik oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, menggantikan Hj. Teja Sumirat yang telah memasuki masa pensiun.
Seperti pernah dikatakan oleh Warta Parahyangan beberapa waktu lalu kepada H. Ade Suryaman, yang pada saat itu menjadi kepala BKPSDM bahwa Kepala Bidang (Kabid) Mutasi tersebut nantinya akan menjadi penerus H. Ade Suryaman.
“Melihat cara kerja dan prestasinya, Pak Ganjar ini sepertinya akan menjadi penerus Bapak,” kata Warta Parahyangan kepada Ade Suryaman yang saat ini Sekda Kabupaten Sukabumi. “Atau calon Sekda masa depan,” tambah Warta Parahyangan.

Pelantikan Ganjar Anugrah, bersamaan dengan dilantiknya Deni Yudono, Camat Palabuanratu, menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) dan Dadang Rustandi, Sekretaris Dinas PPPA, menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Bersamaan dengan itu juga dilantik 90 pegawai yang resmi diangkat sebagai PNS penuh.
Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, Inspektur Kabupaten Sukabumi, Komarudin, serta jajaran kepala perangkat daerah
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar proses administrasi, tetapi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan para ASN bukan formalitas, melainkan komitmen moral untuk bekerja jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Bupati juga menekankan bahwa ASN merupakan unsur utama dalam memastikan negara hadir di tengah masyarakat. Karena itu, setiap ASN harus mampu memberikan pelayanan cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil.

“ASN harus melayani masyarakat, bukan hanya bekerja secara administratif. Masyarakat menuntut pelayanan yang lebih cepat dan jelas,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh ASN aktif menjelaskan berbagai persoalan publik, termasuk yang berkembang di media sosial. Menurutnya, ketidakpuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah harus dijawab dengan penjelasan yang baik, bukan diabaikan apalagi dibalas dengan emosi.
“Jika ada kritik masyarakat di media sosial terkait pendidikan, kesehatan, infrastruktur atau pelayanan lainnya, ASN wajib hadir memberi penjelasan sesuai kapasitas dan tupoksi. Jawab dengan santun, terukur, dan informatif,” ujar Asep Japar.
Bupati menambahkan bahwa menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Sukabumi adalah tugas semua ASN. Karena itu, ia berpesan agar seluruh pegawai menjadi role model, menjaga integritas, dan menciptakan suasana kerja yang kondusif.
Ujang S. Chandra











