Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 60 Pelaku UMKM Binaan Kaoem Uliners

WartaParahyangan.com

BANDUNG – Peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui gelaran IndungFest 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung,H. Sarnapi, hadir untuk menyerahkan secara simbolis bantuan pemberdayaan modal usaha kepada 60 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan komunitas Kaoem Uliners.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan Rp500.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para pedagang mempertahankan keberlangsungan usahanya, memenuhi kebutuhan modal, serta mendorong usaha mereka agar terus berkembang.

Dalam sambutannya, Sarnapi menyampaikan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar dukungan permodalan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui semangat saling membantu dan berbagi.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar mulai membiasakan diri untuk berinfak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung dari sebagian rezeki yang diperoleh melalui usahanya.

“Jangan hanya menjadi penerima bantuan, tetapi mari kita belajar untuk menjadi orang yang juga bisa berbagi. Sisihkan sebagian rezeki dari hasil usaha untuk berinfak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Insyaallah, infak yang terkumpul akan kembali disalurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Sarnapi.

Menurut Sarnapi, semangat berinfak tersebut diharapkan dapat menciptakan keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi. Dengan adanya kontribusi dari para penerima manfaat, bantuan serupa dapat terus bergulir dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM.

Sementara itu, Ketua Komunitas Kaoem Uliners, Verawati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada para pedagang UMKM binaannya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung atas dukungan yang diberikan kepada para pedagang binaan Kaoem Uliners. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi mereka, terutama untuk menjaga agar usaha yang dijalankan tetap berjalan dan bisa terus berkembang,” ungkap Verawati.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat dan dijalankan sesuai dengan skema pemberdayaan yang telah direncanakan serta disepakati bersama.

“Kami berharap bantuan ini tidak berhenti sebatas diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Semoga seluruh pedagang bisa menjalankan usahanya dengan baik sesuai skema yang telah kita rencanakan bersama, sehingga ke depan usaha mereka semakin berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga,” tambahnya.

Melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Bandung dan komunitas Kaoem Uliners, program ini diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata, melainkan menjadi awal tumbuhnya ekosistem pemberdayaan UMKM yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar bantuan modal, program ini membawa harapan agar para penerima manfaat kelak tidak hanya mampu mengembangkan usahanya, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari gerakan berbagi dan membantu sesama.

Lily Setiadarma

Leave a Reply