WartaParahyangan.com
BANDUNG – Destinasi wisata Bandung selatan, khususnya kawasan Ciwidey dan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada H+2 libur panjang Idul Fitri 1447 H ok ini, tampak diserbu wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Hal itu antara lain terlihat di obyek wisata Kawah Putih di Kecamatan Rancabali. Di situ tampak lonjakan pengunjung yang cukup signifikan, baik mereka yang dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut Site Manajer Kawah Putih, Budi Kamal, pada H+2 Lebaran ini pengunjung ke ke Kawah Putih hingga sore mencapai 5.349 orang, yang 53 orang di antaranya merupakan pengunjung dari mancanegara. Sedangkan pada H+1, pengunjung ke Kawah Putih tidak sebanyak itu.

“Seperti kita ketahui daya tarik dari Kawah Putih itu sendiri karena Kawah Putih merupakan anugerah dari Allah SWT atas ciptaannya keindahan kawah yang tidak ada duanya,” ujar Budi kepada wartaparahyangan.com, Senin (23/3/2026).
Di Kawah Putih, lanjut Budi, tepatnya di Sunan Ibu, pengunjung bisa melihat sunrise, atau dari ketinggian Sunan Ibu bisa melihat danau biru tosca yang terhampar di lokasi tersebut.
“Kami bersyukur Kawah Putih dipadati pengunjung hari ini, dengan suasana yang aman pula. Hanya memang ruas jalan provinsi yang menuju ke Kawah Putih tadi agak sedikit macet karena banyaknya pengguna jalan, yang mayoritas merupakan wisatawan. Sekarang alhamdulillah, berkat kesigapan petugas pengaman, kemacetan bisa diurai,” tutur Budi.

Pengelola Kawah Putih memang bersinergi dengan Forkopimcam Rancabali, Polsek Ciwidey, Koramil dan petugas terkait dari Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung, untuk menciptakan kawasan wisata yang aman nyaman.
Sementara itu, Kapolsek Ciwidey AKP Peeterson Timisela melalui Petugas Pos Lelayanan Ciwidey, AIPTU Andi Gunawan, menyebutkan pengunjung yang datang pada H+Lebaran ini cukup padat dibanding kemarin.
“Kemarin siang, jam-jam segini sudah lancar, namun hari ini terpantau masih macet karena ada penumpukan kendaraan. Untuk kendaraan roda empat diperkirakan sekitar 500 kendaraan, untuk roda duanya sekitar 1.000-1.500 kendaraan,” katanya.

Kemacetan, kata Andri, terutama terjadi di ruas jalan sekitar Kawah Putih hingga ke arah Wisata Jiwanta, Walini dan Situ Patenggang. “Memang ada sejumlah titik kemacetan di ruas jalan arah Ciwidey menuju Rancabali. Tapi kita berusaha mengurainya,” ujar Andi.
Ia pun berpesan kepada pengunjung yang akan berwisata ke wilayah Ciwidey dan Rancabali agar membawa perlengkapan helm bagi pemotor dan safety belts bagi pengemudi mobil.
“Sebelum berangkat ke kawasan wisata ini, tolong periksa dulu kendaraannya, baik rem, kupling dan semacamnya. Pastikan semuanya baik, agar perjalanan nyaman,” pesan Andi.
Lily Setiadarma

















