WartaParahyangan.com
BANDUNG – Biaya lomba AKSERA Rp150 ribu per anak tanpa konsumsi menuai keluhan orang tua siswa RA di Ciwidey. Pengawas RA Kecamatan Ciwidey, H. Nandek Rohmana, M.Pd., menyebut masukan itu akan jadi bahan evaluasi PC IGRA ke depan.
“Kritik dari media dan orang tua ini masukan bagus untuk mengevaluasi kegiatan selanjutnya. Kegiatannya memang baik, mengembangkan bakat, kemandirian, dan karakter anak agar cerdas, kreatif, berakhlakul karimah,” kata Nandek saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya, Jumat (8/5/2026) petang.
Nandek mengakui ada keluhan soal respons pengurus PC IGRA yang dinilai lambat. Menurutnya, hal itu perlu jadi pijakan agar kegiatan lebih terorganisir dan mempertimbangkan kondisi ekonomi orang tua.

“Masukan ini sudah dibaca dan akan jadi bahan evaluasi. Kegiatan sudah terlaksana, ke depan harus lebih tertata dan lebih mempertimbangkan keadaan orang tua,” ujarnya.
Keluhan tersebut mencuat usai lomba AKSERA yang digelar di Villa Komando, Ciwidey, Selasa (5/5/2026). Orang tua dibebani biaya Rp150 ribu per peserta tanpa fasilitas makan. Bagi yang tak memakai transportasi panitia, biaya turun jadi Rp125 ribu.
“Biaya Rp150 ribu bagi saya sangat berat. Saya menyekolahkan dua anak. Harapannya ada pemantauan dari Kemenag atau dinas terkait. Kegiatan ini terkesan dipaksakan dan mencari untung,” kata salah satu orang tua yang enggan disebut namanya, Rabu (6/5/2026).

Sementara itu, Ketua PC IGRA Kecamatan Ciwidey, Aan Anah, S.Pd., meluruskan bahwa setoran ke PC IGRA hanya Rp80 ribu per anak. AKSERA diikuti sekitar 800 peserta dan merupakan program tahunan hasil raker cabang.
“Untuk ke PC-nya AKSERA itu hanya 80.000. Kalau di lembaga jadi 150.000, itu kembali ke kebijakan masing-masing RA,” kata Aan, Kamis (7/5/2026).
Aan menegaskan tiap RA sudah rapat dengan orang tua sebelum lomba. Keikutsertaan juga tidak wajib. Selisih biaya, kata dia, digunakan lembaga untuk operasional lain.
Soal pemilihan Villa Komando, Aan menyebut itu kesepakatan para kepala RA. Lokasi dipilih karena faktor keamanan.
Lily Setiadarma











